"Kami segera petakan jalur-jalur alternatif yang bisa dilalui masyarakat untuk menghindari kawasan Jatingaleh," kata Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Agus Harmunanto di Semarang, Senin.
Ia menyebutkan beberapa jalur yang bisa dijadikan alternatif, antara lain Jalur Sekaran, Gunungpati, Semarang, yang menghubungkan akses dari Barat ke Selatan tanpa melewati kawasan Jatingaleh.
Jalur lainnya, kata dia, yakni Jalur Sigar Bencah, Tembalang, Semarang yang menghubungkan akses dari Timur ke Selatan dan sebaliknya sehingga mengurangi kepadatan lalu lintas di Jatingaleh.
"Yang dari arah Timur, seperti Demak, Pedurungan, bisa melewati Sigar Bencah untuk menuju ke Ungaran, sementara dari arah Barat, seperti Kendal bisa melewati Sekarang menuju Ungaran," katanya.
Menurut dia, jalur-jalur yang rencananya digunakan sebagai alternatif itu masih bersifat penjajakan karena nanti harus dikoordinasikan dengan Dinas Binar Marga dan Dishubkominfo Jawa Tengah.
"Yang berwenang melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jatingaleh adalah Dishubkominfo Jateng. Kami bersifat membantu saja, salah satunya dengan memetakan jalur-jalur alternatif," ungkapnya.
Demikian pula dengan kelengkapan rmabu-rambu di jalur alternatif itu, kata dia, dikoordinasikan dengan Dishubkominfo Jateng, sementara perbaikan fisik jalan ditangani Dinas Bina Marga Jateng.
"Kami akan secepatnya melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait. Harapan kami, akhir bulan ini sudah bisa dilakukan sehingga persiapan jalur alternatif bisa segera dilakukan," kata Agus.
Pembangunan "underpass" Jatingaleh direncanakan dimulai tahun ini oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan, sementara pembebasan lahan ditangani oleh pemerintah daerah.
Jalur Alternatif Disiapkan Antisipasi Kemacaten Pembangunan Underpass
Senin, 2 Maret 2015 17:46 WIB
ilustrasi
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : hernawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kudus kirim 9 ton bahan bakar alternatif dari residu sampah ke PT Semen Indonesia
29 April 2026 10:15 WIB
Negara Teluk pertimbangkan jalur alternatif pengiriman minyak imbas penutupan Selat Hormuz
28 March 2026 10:18 WIB
Pemkab Jepara gandeng Demak lakukan revitalisasi Jalur Semarang-Demak-Jepara
29 January 2026 9:06 WIB