Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang gencarkan program pembentukan karakter anak usia dini

Selasa, 21 April 2026 05:44 WIB
Image Print
Bupati Batang Faiz Kurniawan sedang memberikan sambutan pada para pendidik terkait dengan pembentukan karakter anak sejak usia dini di Batang, Senin (20/4/2026). ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah menggencarkan kegiatan pembentukan karakter anak sejak usia dini sebagai upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul.

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Senin, mengatakan, meski teknologi menjadi faktor pendukung, tetapi pembentukan karakter tetap menjadi prioritas sebagai fondasi utama Generasi Emas.

"Untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul tidak bisa hanya mengandalkan kecanggihan alat melainkan perlu sentuhan hati dan pembentukan etika sejak dini," katanya.

Pada acara Halalbihalal Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) ia mengatakan kegiatan ini bisa menjadi refleksi bagi para guru pendidikan anak usia dini untuk kembali menata niat dalam mendidik anak di fase golden period.

Kompetisi di masa depan, kata dia, tidak hanya butuh otak yang cerdas tetapi juga perlu mental yang tangguh.

"Oleh karena itu, kami mendorong bahwa untuk menyiapkan generasi unggul ke depan dan itu golden period-nya di PAUD. Nah itu tidak hanya bicara knowledge tetapi juga karakter yang unggul, karakter yang baik untuk siap berkompetisi di masa mendatang," katanya.

Faiz Kurniawan juga menyoroti tantangan digitalisasi yang kini kian masif yang mempermudah akses informasi bagi anak-anak.

"Kami tidak ingin anak-anak kehilangan minat pada buku di tengah teknologi yang pesat. Akan tetapi, kami mendorong para pendidik untuk menyukseskan gerakan Satu Minggu Satu Buku dan teknologi hanya menjadi salah satu penunjang," katanya.

Ia mengatakan menanamkan budaya literasi sejak dini adalah investasi jangka panjang.

"Merujuk pada berbagai riset menunjukkan bahwa individu sukses di dunia memiliki kebiasaan membaca yang sangat kuat. Oleh karena itu, kami tidak hanya mengajar secara kognitif tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga karakter dan menumbuhkan kecintaan anak pada buku demi menyongsong Generasi Emas Indonesia," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026