Logo Header Antaranews Jateng

Pekalongan pastikan ketersediaan elpiji bersubsidi hingga akhir tahun

Sabtu, 18 April 2026 21:28 WIB
Image Print
Agen elpiji bersubsidi menyalurkan elpiji bersubsidi Batang, belaum lama ini. (ANTARA/Kutnadi)

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, bersama Pertamina dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) memastikan ketersediaan elpiji 3 kilogram masih aman mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir 2026.

Perwakilan Bagian Perekonomian Kabupaten Pekalongan Pujo Tiarso di Pekalongan, Sabtu, mengatakan bahwa berdasar hasil pantauan di sejumlah pangkalan distribusi elpiji bersubsidi lancar tanpa adanya antrean maupun indikasi kelangkaan.

"Hingga saat ini pasokan elpiji subsidi masih terjaga dengan baik, stok di pangkalan aman, tidak ada antrean. Kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersediaan elpiji tercukupi," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan data dari Pertamina alokasi elpiji berisi 3 kilogram pada 2026 mencapai sekitar 33.370 metrik ton dengan realisasi penyaluran pada awal tahun tercatat sekitar 950 ribu tabung hingga 1 juta tabung per bulan.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, masyarakat tidak perlu terpengaruh isu-isu yang beredar terkait kelangkaan maupun antrean pembelian elpiji.

Menurut dia, kepanikan masyarakat justru akan berpotensi memicu pembelian berlebih (panic buying) yang dapat mengganggu stabilitas distribusi di lapangan.

"Masyarakat jangan was-was hingga melakukan panic buying karena kami sudah pastikan semuanya aman. Tidak perlu takut isu antrean sebab kondisi saat ini stok elpiji terkendali," katanya.

Pemerintah daerah bersama Pertamina dan Hiswana Migas akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan agen dan pangkalan guna memastikan distribusi tetap lancar dan tepat sasaran sehingga kebutuhan energi masyarakat di wilayah Pekalongan Raya dapat terpenuhi secara optimal.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026