Logo Header Antaranews Jateng

Rektor: Lulusan Untidar harus menjadi pribadi cerdas berintegritas

Minggu, 12 April 2026 06:21 WIB
Image Print
Suasana acara Wisuda Ke-73 Universitas Tidar Kota Magelang di Gedung dr HR Suparsono Untidar Kampus Tuguran, Kota Magelang, Sabtu (11/4/2026). ANTARA/HO-Humas Untidar Kota Magelang

Magelang (ANTARA) - Rektor Universitas Tidar (Untidar) Kota Magelang Sugiyarto mengingatkan para lulusan perguruan tinggi negeri tersebut harus menjadi pribadi yang cerdas secara ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memiliki integritas, etika, dan mampu menjaga serta mengembangkan budaya bangsa.

"Lulusan Untidar haruslah pribadi yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kemampuan menjaga serta mengembangkan budaya bangsa," kata dia dalam keterangan Humas Untidar Kota Magelang di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan hal itu pada acara wisuda ke-73 lulusan program sarjana, sarjana terapan, dan ahli madya pada periode April 2026 di Gedung dr HR Suparsono Untidar Kampus Tuguran, Kota Magelang.

Jumlah wisudawan sebanyak 528 orang, terdiri atas 511 program sarjana, tujuh sarjana terapan, dan 10 ahli madya. Dari total wisudawan tersebut, 24 di antaranya wisudawan dengan gelar cumlaude atau dengan pujian.

Para wisudawan, ujar dia, harus menjadi lulusan yang unggul dalam kompetensi, tetapi juga tetap berbudaya dalam berperilaku.

Ia menjelaskan filosofi perguruan tinggi negeri di kota tersebut, yakni "Untidar Unggul Berbudaya, Alumni Kompak Berdampak".

"Keunggulan akademik dan nonakademik adalah fokus utama kita. Namun, keunggulan tersebut harus dilandasi oleh nilai-nilai budaya luhur, terutama yang tumbuh di kancah peradaban Magelang dan Nusantara," ujar dia.

Ia mengemukakan peristiwa wisuda bagi lulusan Untidar tersebut sebagai awal pengabdian secara nyata dalam kehidupan masyarakat.

“Sebuah momentum yang bukan hanya menandai akhir dari proses belajar di bangku kuliah, tetapi juga awal dari pengabdian nyata di tengah masyarakat,” kata dia.

Wisudawan terbaik untuk kategori akademik, Septiawan Puji Trianto, lulusan Progran Studi (Prodi) Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,91, masa studi tiga tahun, lima bulan, sembilan hari. Ia berasal dari Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah

Wisudawan terbaik kategori nonakademik, Zidan Rizka Alhafidz, lulusan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dengan sejumlah prestasi di lingkup artikel ilmiah, jurnal ilmiah, dan olimpiade mahasiswa. Ia lulus dengan IPK 3,83, masa studi tiga tahun lima bulan 11 hari. Ia berasal dari Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Baca juga: KKN Untidar sosialisasi pembuatan pupuk organik cair



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026