
Pemprov Jateng minta penanganan longsor Brebes dipercepat

Brebes (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta adanya percepatan penanganan longsor di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes agar dampak bencana tersebut tidak meluas ke pemukiman warga.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Brebes, Rabu, mengatakan pihaknya ingin memastikan penanganan dampak bencana di tempat tersebut berjalan cepat sehingga tidak meluas ke pemukiman warga.
"Jalan harus segera dibikin. Teknisnya nanti didiskusikan dulu karena ini jalan kabupaten, nanti kita (provinsi) intervensi saja sedangkan kabupaten menyiapkan alternatif apa, provinsi melakukan apa," katanya
Longsor di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan debit Sungai Longkrang meningkat pada 1 Maret 2026, hingga arus sungai menggerus tebing.
Kejadian semakin parah saat hujan deras kembali mengguyur daerah tersebut pada 8 Maret 2026. Tebing sungai kembali tergerus air sehingga terjadi longsor yang menghilangkan badan jalan dan merobohkan bangunan di SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan.
Ahmad Luthfi sudah melihat langsung kondisi terkini titik longsor yang mengakibatkan jalan penghubung antar-desa dan antar-kecamatan tersebut ambrol.
Selain itu, ia meminta mempercepat pembenahan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan yang terdampak bencana tersebut karena bencana itu berdampak pada bangunan kamar mandi roboh dan bangunan lain terancam roboh.
"Jadi anak-anak sekolah tidak boleh berhenti. Kepala sekolah segera lapor ke dinas mengenai kurangnya apa? Meski SMP kewajiban bupati nanti provinsi akan ikut bantu," katanya.
Kepala DPUPR Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro mengatakan untuk penanganan jalan sudah ada dua alternatif yaitu merelokasi jalan dengan memanfaatkan tanah bengkok serta kedua tetap menggunakan jalan exsisting dengan membuat talud atau traping tebing sungai yang longsor.
"Untuk alternatif kedua, kita akan membongkar gedung paling depan guna membuka akses jalan, setelah itu tinggal menangani di tikungan jalan. Nanti akan dikoordinasikan lagi dengan dinas kabupaten," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
