Logo Header Antaranews Jateng

Pemprov Jateng tawarkan tujuh proyek kepada EBT ke investor Tiongkok

Sabtu, 23 Mei 2026 19:37 WIB
Image Print
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menawarkan tujuh proyek energi baru terbarukan (EBT) kepada investor asal Tiongkok

"Kami membuka peluang selebar-lebarnya bagi investasi pengolahan sampah di Jawa Tengah, sehingga akan membantu kami dalam rangka energi terbarukan," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Sabtu.

Ia mengatakan Jawa Tengah memang dalam proses mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dan pengelolaan sampah.

Sejumlah proyek yang terbuka bagi investor antara lain, menurut dia, PLTS, mikrohidro, biogas, biomassa, gas rawa, energi sampah, serta panas bumi.

Ia mengajak para pengusaha asal Tiongkok untuk berkunjung ke Jawa Tengah dan menanamkan investasi.

Tiongkok, lanjut dia, merupakan salah satu negara dengan investasi tertinggi di Jawa Tengah yang mencapai Rp10,13 triliun.

Menurut dia, di triwulan I 2026 ini tercatat total nilai penanaman modal asing maupun dalam negeri di Jawa Tengah telah mencapai

Sebagai gambaran, pada 2025 lalu investasi di Jawa Tengah mencapai Rp23,02 triliun.

Di Jawa Tengah, lanjut dia, terdapat tujuh kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus yang tersebar di berbagai daerah.

Ia menambahkan terdapat 12 daerah lain yang sedang menyiapkan kawasan industri dan ekonomi khusus baru untuk menunjang investasi dan pemerataan ekonomi.


Baca juga: Pria hanyut di Kanal Banjir Barat Semarang ditemukan tim SAR



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026