
Pemprov Jateng meraih penghargaan peringkat II nasional Ajang Sutami Award 2025

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih penghargaan peringkat II tingkat nasional dalam ajang Sutami Award 2025, untuk kategori Pemerintah Provinsi dengan Kinerja Terbaik dalam Pembinaan, Pengawasan dan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jateng Hanung Triyono, di Semarang, Rabu, mengatakan keberhasilannya meraih Sutami Award didasarkan sejumlah indikator penilaian, salah satunya mampu menggerakkan sektor konstruksi dari segi berbagai sumber daya.
"Indikator untuk penghargaan ini terkait kinerja dalam menggerakkan sektor produksi penyedia jasa konstruksi di kabupaten dan kota, yang semuanya dilaksanakan sesuai dengan aturan dan sumber daya yang ada," katanya.
Hal tersebut disampaikannya saat acara Peringatan Hari Bakti ke -80 Kementrian Pekerjaan Umum, di halaman Kantor Dinas PU BMCK Provinsi Jateng.
Selama empat tahun berturut-turut, Pemprov Jateng meraih Sutami Award dari berbagai kategori, yakni pada 2022 dan 2023 dinobatkan sebagai peringkat I Konstruksi Indonesia.
Pada 2024, meraih peringkat III Kategori OPD yang membidangi Sub Urusan Jasa Konstruksi, dan pada tahun ini, berhasil menduduki peringkat II Kategori Provinsi Kinerja Terbaik Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi
Tidak hanya itu, pada tahun ini, tiga pemerintah kabupaten/ kota di Jawa Tengah juga mendapatkan Sutami Award dalam berbagai kategori.
Ketiga daerah itu adalah Kabupaten Banyumas dengan kategori Pengelolaan Persampahan Terbaik, Kota Tegal sebagai Penyelenggaraan Jalan Terbaik kategori kota, dan Kabupaten Wonogiri, meraih predikat Penyelenggaraan Jalan Terbaik kategori kabupaten.
Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Jateng dalam menghadirkan tata Kelola jasa konstruksi yang profesional, transparan dan berdampak bagi masyarakat.
Sebelumnya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam berbagai kesempatan menyampaikan, bahwa tahun 2025 merupakan tahun infrastruktur.
Penanganan jalan diprioritaskan untuk mengkoneksikan simpul-simpul perekonomian dan mendukung sektor pertanian.
"Target kita 2025 kan infrastruktur. Artinya infrastruktur jalan provinsi kita mantapkan semua. Dan kita mampu sampai 94 persen seluruh jalan provinsi yang mantap," katanya.
Untuk jalan-jalan daerah, ia berharap kepada jajaran bupati/wali kota agar pembangunan jalan-jalan diprioritaskan kepada akses yang menghubungkan terkait dengan pertumbuhan ekonomi mendukung swasembada pangan.
Baca juga: Bank Jateng Cabang Klaten raih dua penghargaan di malam apresiasi CSR AWARD 2025
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
