Logo Header Antaranews Jateng

Bank Jateng dukung pembentukan 54 Koperasi Merah Putih di Solo

Rabu, 6 Agustus 2025 14:31 WIB
Image Print
Wali Kota Surakarta Respati Ardi berfoto bersama Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta Pramudjianto, dan jajaran Pemerintah Kota Surakarta beserta pengurus koperasi dalam acara Kontak Bisnis Koperasi Kelurahan Merah Putih di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/7/2025). ANTARA/HO-Bank Jateng

Solo (ANTARA) - Bank Jateng mendukung pembentukan sebanyak 54 Koperasi Merah Putih di Solo dan siap memfasilitasi permodalan serta layanan keuangan.

Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta Pramudjianto di Solo, Jawa Tengah, Rabu mengatakan kesiapan untuk menjalin kolaborasi strategis dengan koperasi desa maupun kelurahan.

Bank Jateng memberikan berbagai dukungan, salah satunya dengan menjadikan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai Agen Duta Laku Pandai.

Melalui skema ini, koperasi dapat memberikan layanan pembayaran seperti PBB, PLN, PDAM, Telkom, serta layanan transaksi keuangan seperti tarik setor tunai dan transfer antarbank.

“Melalui kehadiran Agen Duta Laku Pandai Bank Jateng di setiap KDMP/KKMP, kami ingin mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat kelurahan, mempercepat transaksi keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.

Di sisi lain bentuk nyata Bank Jateng dalam mendukung program ini adalah Bank Jateng juga memfasilitasi pembuatan akta notaris pendirian Koperasi Desa Merah Putih/Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Ia mengatakan koperasi juga akan mendapatkan manfaat finansial dari skema tersebut.

“Melalui Agen Duta Laku Pandai koperasi juga dapat memperoleh keuntungan dari fee transaksi dan bonus dari jumlah transaksi walaupun dengan modal yang sedikit,” katanya.

Langkah sinergis ini diharapkan mampu mendorong pemerataan akses layanan keuangan, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Terkait hal itu, Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengatakan program ini memungkinkan koperasi-koperasi kelurahan di Solo untuk mendapatkan akses permodalan hingga Rp3 miliar dari bank-bank yang ditunjuk pemerintah, termasuk bank Himbara.

Meski demikian, bantuan ini diberikan secara selektif berdasarkan kesiapan dan kelayakan bisnis koperasi.

“Per koperasi itu platform-nya Rp3 miliar melalui Bank Himbara dengan catatan feasibility study dan bisnis modelnya jalan. Jadi kalau bisnisnya jalan, pengurusnya juga sudah oke, ada permodalan yang menunggu sampai Rp3 miliar. Minimal tiga bulan berjalan ya, kalau bisnis berjalan lancar, laporan keuangan juga sudah baik, langsung kami intervensi permodalannya. Jadi kami tidak mau terburu-buru dalam memberikan modal tetapi koperasinya tidak siap,” katanya.

Sementara itu, komitmen memperkuat koperasi ini ditunjukkan dalam gelaran Kontak Bisnis Koperasi Kelurahan Merah Putih di Rumah Dinas Loji Gandrung, Solo, Selasa (22/7).



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026