
Operasi Bersinar Polda Jateng ungkap peredaran 24,44 kilogram ganja

Semarang (ANTARA) - Polda Jawa Tengah mengungkap peredaran 24,44 kg ganja dan 4,66 kg narkotika jenis sabu-sabu selama 20 hari pelaksanaan Operasi Bersih Narkoba (Bersinar) Candi 2022.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi di Semarang, Selasa, mengatakan berbagai jenis narkotika tersebut merupakan hasil pengungkapan dari 194 kasus, termasuk dari seluruh polres di jajaran kepolisian daerah ini.
Menurut dia, total terdapat 249 tersangka yang diamankan selama pelaksanaan operasi tersebut.
Baca juga: BNN sita 115,1 ton ganja dan 3,3 ton sabu-sabu pada 2021
Selain ganja dan Sabu-sabu, katanya, diamankan pula 64,37 gram ganja sintetis dan 12 butir ekstasi.
Dalam pelaksanaan operasi ini, lanjut dia, terdapat beberapa pengungkapan kasus yang menonjol, seperti penggagalan pengiriman sabu-sabu sebesar 4,08 kg asal Malaysia.
"Melalui kerja sama dengan Bea Cukai, pengiriman 4,08 kg dengan tujuan Jawa Timur ini bisa digagalkan," katanya.
Kasus menonjol lainnya, menurut dia, penggagalan pengiriman 20 kg ganja asal Aceh dengan tujuan Kalimantan.
Ia menjelaskan pengiriman 20 kg ganja tersebut dapat digagalkan saat masuk ke Semarang yang rencananya akan diedarkan ke Kalimantan.
Sementara Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Lutfi Martadian menambahkan pengiriman 20 kg ganja tersebut dikendalikan oleh narapidana penghuni lapas di Pontianak.
Menurut dia, koordinasi dengan Kemenkumham akan dilakukan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap napi yang bersangkutan.
Ia mengungkapkan berbagai pengungkapan kasus ini telah menyelamatkan 84 ribu orang dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Baca juga: Kongres Panama legalkan ganja bagi kepentingan medis
Baca juga: Dua pengedar tanam ganja dalam pot di Semarang
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
