Semarang (ANTARA) - Era Normal Baru (New Normal) bersamaan dengan mewabahnya virus Corona jenis baru atau COVID-19 justru menaikkan sejumlah layanan aplikasi Gojek, seperti GoFood, GoSend, GoMart, dan lainnya.
Demikian benang merah diskusi wartawan melalui aplikasi konferensi daring bersama Vice President Corporate Communication Gojek Michael Say dan Head Regional Corporate Affairs Gojek Regional Jateng dan D.I. Yogyakarta Arum K. Prasojo, yang berlangsung di Semarang, Senin sore.
Arum, tanpa menyebutkan jumlahnya, mengungkapkan bahwa layanan GoSend malah mengalami kenaikan hingga 40 persen. Begitu pula GoFood juga mengalami kenaikan bersamaan dengan masa promo Harbolnas.
Layanan GoMart di Semarang, Solo, dan Yogyakarta juga mengalami tren sama seiring dengan makin banyaknya warga yang ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari dari rumah.
Pembatasan kegiatan di sejumlah daerah termasuk di Kota Semarang dengan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), sejauh ini juga tidak menyurutkan jumlah mitra dagang (merchant) Gojek, bahkan makin banyak UMKM yang berkeinginan menjadi mitra superapps ini.
Disebutkan bahwa secara nasional terdapat sekitar 400 ribu merchant mitra Gojek, sedangkan di Kota Semarang terdapat 14 ribu dan Yogyakarya sekitar 20 ribu, mayoritas UMKM.
Michael Say menyatakan pada Ramadhan 2020, bersamaan dengan penerapan PSBB di sejumlah daerah, Gojek juga memperluas layanan yang berkaitan dengan kegiatan ibadah.
Bagi umat Islam yang ingin bersedekah bisa memanfaatkan aplikasi e-badah atau e-sedekah, misalnya mengirimkan santunan ke panti asuhan atau lembaga sosial lainnya.
Pihaknya bekerja sama dengan sejumlah ormas seperti NU, Muhammadiyah, dan lainnya dalam penyaluran santunan tersebut.
Michael menambahkan layanan kesehatan daring (telemedicine) melalui aplikasi halodoc juga kian diminati warganet.
"Saya sendiri memanfaatkan telemedicine ketika beberapa waktu lalu sakit panas," katanya.
Alhamdulillah, katanya, setelah melakukan tes dinyatakan negatif COVID-19.
Baca juga: Gojek gelari Leony Sondang "Driver Jempolan" dan biayai kuliah S-2
Baca juga: Gojek bantu UMKM agar mampu bertahan di tengah wabah Corona