Pastikan kerja wartawan aman dari COVID-19, Kapolresta Banyumas bagikan masker

id polresta banyumas, pwi banyumas,alat pelindung diri

Pastikan kerja wartawan aman dari COVID-19, Kapolresta Banyumas bagikan masker

Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Whisnu Caraka saat mengunjungi Sekretariat PWI Kabupaten Banyumas di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2020) siang, berbincang dengan Kasatreskrim Polresta Banyumas AKP Berry yang sedang mencoba baju hazmat dan face shield yang diproduksi PWI Kabupaten Banyumas. ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Kota Banyumas Komisaris Besar Whisnu Caraka mengaku ingin memastikan kerja wartawan aman dari penularan COVID-19 dengan memberikan bantuan berupa masker kain sebagai alat pelindung diri (APD).

Oleh karena itu, dia bersama tim dari Polresta Banyumas mendatangi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyumas di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis siang.

"Saya dengan wartawan itu sama. Dalam artian, sama-sama di garda terdepan dan memang selalu berhubungan dengan orang-orang yang kita tidak tahu dia terpapar (COVID-19) atau tidak," kata Kapolresta.

Baca juga: Ganjar dorong pemerintah percepat distribusi primer untuk deteksi COVID-19

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya memberikan bantuan berupa masker kain untuk wartawan yang bertugas di wilayah Banyumas.

Kendati demikian, dia mengapresiasi kerja wartawan yang tergabung dalam PWI Kabupaten Banyumas karena telah menginisiasi pembuatan sejumlah APD seperti masker, baju hazmat, face shield, dan hand sanitizer.

Oleh karena itu, Kapolres langsung menghubungi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Titik Puji Astuti yang secara kebetulan memegang anggaran pengadaan APD dengan menggandeng UMKM.

Dalam hal ini, kata dia, pihaknya akan menggandeng PWI dalam pengadaan APD khususnya face shield dan masker jika tidak terakomodasi oleh BPBD.

"Yang masih sangat kurang itu masker karena peredaran masker sekarang sudah ada aturan. Untuk masker bedah hanya digunakan oleh paramedis, sedangkan untuk kita yang tidak langsung bersentuhan dengan ini (pasien COVID-19, red.) menggunakan masker-masker kain," katanya.

Saat ditemui wartawan usai menerima kunjungan Kapolresta Banyumas, Ketua PWI Kabupaten Banyumas Liliek Darmawan mengatakan pihaknya sudah menginisiasi pembuatan hand sanitizer, masker, dan sebagainya.

"Tadi waktu Pak Kapolresta datang, mengajak juga membuat face shield. Nanti PWI diajak kerja sama oleh Polresta dan BPBD untuk membuat face shield," katanya.

Menurut dia, pihaknya menyambut baik ajakan kerja sama tersebut sehingga akan menggandeng UMKM yang juga membuat face shield.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Polresta Banyumas yang telah memberikan bantuan berupa masker kain untuk teman-teman wartawan," katanya.

Baca juga: Sejumlah warga poitif COVID-19, satu RT di Kober Banyumas dikarantina
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar