Target partisipasi pemilih 77,5 persen, KPU Purbalingga terus sosialisasikan ke warga

id partisipasi pemilih,kpu purbalingga

Target partisipasi pemilih 77,5 persen, KPU Purbalingga terus sosialisasikan ke warga

Anggota KPU Kabupaten Purbalingga Andri Supriyanto. ANTARA/dokumentasi pribadi

Purbalingga (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, terus melakukan berbagai upaya guna mencapai target partisipasi pemilih 77,5 persen pada pelaksanaan Pilkada 2020.

"Target kami dapat mencapai partisipasi pemilih 77,5 persen sesuai dengan target dari KPU RI," kata anggota KPU Kabupatewn Purbalingga Andri Supriyanto di Purbalingga, Selasa.

Sebagai perbandingan, kata dia, tingkat partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pilpres 2019 di Purbalingga sebanyak 78,56 persen.

"Kami optimistis dapat mencapai target yang telah ditetapkan pada saat pemilihan kepala daerah tahun ini," katanya.

Baca juga: Ikut tingkatkan partisipasi pemilih, bhabinkamtibmas peroleh telepon genggam

Anggota KPU Bidang Divisi Parmas, SDM, dan Kampanye tersebut menambahkan bahwa kesadaran masyarakat di wilayah setempat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pesta demokrasi sudah cukup tinggi.

"Kendati demikian, kami tetap melakukan berbagai upaya agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai," katanya.

Andri Supriyanto mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi ke seluruh masyarakat yang ada di wilayah setempat.

KPU tidak hanya mendatangi segmen-segmen pemilih sasaran, tetapi juga melakukan sosialisasi di tempat keramaian.

"Sosialisasi di tempat keramaian dan tempat-tempat lainnya juga akan terus kami lakukan guna meningkatkan partisipasi pemilih," katanya.

Ia berharap sosialisasi secara berkala akan dapat mendorong masyarakat untuk ikut berperan aktif menyukseskan pelaksanaan pilkada.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ahmad Sabiq mengingatkan pentingnya menjadi pemilih cerdas saat Pilkada Serentak 2020 dengan mempertimbangkan calon yang akan dipilih secara objektif.

"Jadilah pemilih yang cerdas, rasional, dan berkualitas. Memilih dengan menggunakan akal sehat dan hati nurani," kata Ahmad Sabiq.

Baca juga: Pilkada Purbalingga tanpa pasangan calon perseorangan
Baca juga: KPU gencarkan sosialisasi Pilkada Purbalingga 2020

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar