Kenya tunggu bantuan semesta untuk nasib mereka

id Tim nasional Kenya,piala afrika

Kenya tunggu bantuan semesta untuk nasib mereka

Ekspresi pelatih tim nasional Kenya Sebastien Migne saat mendampingi timnya melawan Senegal dalam laga pamungkas penyisihan Grup C Piala Afrika 2019 di Stadion 30 Juni, Kairo, Mesir, Senin (1/7/2019) setempat. (ANTARA/AFP/Javier Soriano)

Jakarta (ANTARA) -  Tim nasional Kenya hanya berakhir menjadi peringkat ketiga klasemen Grup C Piala Afrika 2019 dengan sedikit peluang untuk lolos ke babak 16 besar.

Pasalnya, mereka kalah telak 0-3 melawan Senegal dalam pertandingan terakhir di Stadion 30 Juni, Kairo, Mesir, Selasa dini hari WIB.

"Kami tak begitu jauh, tetapi tidak dekat juga. Jika Anda melakukan kesalahan, hukuman akan datang saat melawan tim seperti Senegal," kata pelatih kepala Kenya, Sebastien Migne, selepas pertandingan dilansir Reuters.

"Untuk satu jam awal pertandingan kami menciptakan masalah untuk Senegal, atau setidaknya menyulitkan mereka," ujarnya menambahkan.

Kenya memang mampu meredam Senegal di 60 menit awal, termasuk ketika eksekusi penalti Sadio Mane berhasil dimentahkan kiper Patrick Matasi.

Namun, pada menit ke-63 Ismaila Sarr memecahkan kebuntuan dan membawa Senegal unggul. Gol itu sekaligus bak jadi pembuka kran gol pertandingan yang sebelumnya mampat.

Mane menggandakan keunggulan Senegal delapan menit setelah gol Sarr, sebelum kemudian Philemon Otieno menjatuhkan Sarr di area terlarang, diberi kartu kuning kedua dan lawan mendapatkan hadiah tendangan penalti lagi.

Tak seperti eksekusinya yang pertama Mane sukses menaklukkan Matasi untuk memperbesar keunggulan Senegal menjadi 3-0, yang bertahan hingga peluit tanda laga usai berbunyi.

Baca juga: Mane cetak dwigol kirim Senegal ke 16 besar

Bukannya mempengaruhi Kenya langsung, hasil itu malah membuat peringkat ketiga Grup A Republik Demokratik Kongo dipastikan meraih tiket kedua dari empat yang tersedia untuk tim-tim peringkat ketiga terbaik, menyusul Guinea dari Grup B.

Sedangkan Kenya harus menanti hasil pertandingan pamungkas Grup E dan F rampung digelar pada Rabu (3/7) dini hari WIB, untuk mengetahui nasib mereka.

Namun, Kenya tak punya modal yang meyakinkan kecuali tiga poin dan defisit empat gol.

"Sekarang kami hanya bisa menunggu dan berharap ada bantuan. Kami belajar banyak hal saya pikir," ujar Migne.

Syarat utama Kenya lolos adalah tak ada satupun peringkat ketiga Grup E dan F yang bisa meraup catatan lebih baik dari tiga poin dan/atau defisit lebih dari empat gol.

Baca juga: Aljazair benamkan Tanzania 3-0 meski istirahatkan pemain bintang

Baca juga: Ringkasan Grup C, Aljazair membantah prediksi

 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar