Logo Header Antaranews Jateng

Banjarnegara bangun embung antisipasi musim kering

Selasa, 8 Mei 2018 22:36 WIB
Image Print
Ilustrasi - Salah satu petugas embung sedang melakukan bersih-bersih di Desa Ringin Larik Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. (Foto: Bambang Dwi Marwoto)

Banjarnegara (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah mengantisipasi musim kering dengan membuat sejumlah embung, kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Banjarnegara Totok Setya Winarno.

"Untuk mengantisipasi musim kering dinas membuat beberapa embung," katanya di Banjarnegara, Selasa.

Dia menjelaskan sebagian wilayah masih memiliki aliran sungai atau irigasi.

"Beberapa wilayah kering masih memiliki aliran sungai atau irigasi, namun keberadaan aliran air masih di bawah dari lahan yang ada, sehingga air tidak dapat naik mengaliri lahan tersebut," katanya.

Untuk itu, pihaknya mengupayakan dengan pembuatan embung.

"Tidak hanya itu, untuk mengangkat air juga akan diupayakan bantuan pompa. Jika aliran air dapat naik maka petani bisa mengolah lahan dengan memilih tanaman sesuai kebutuhan. Jadi petani tidak hanya menanam ketela, tetapi bisa dengan tanaman lain, termasuk sayuran," katanya.

Dia juga mengatakan pemerintah masih mengupayakan adanya bantuan ternak bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan kekeringan.

"Ternak tidak hanya akan memberikan hasil dari ternak itu sendiri, tetapi kotoran ternak juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik," katanya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan uji coba di beberapa desa yang ada di Banjarnegara, seperti Desa Pucung Bedug, Desa Kaliajir, dan Desa Kutawuluh.

Apabila program tersebut berhasil, kata dia, maka akan dikembangkan ke beberapa desa rawan kekeringan lainnya.

Sebelumnya, BMKG memprakirakan awal musim kemarau pada 2018 untuk Kabupaten Banjarnegara diperkirakan mulai Juni dasarian dua.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie mengatakan hal tersebut berdasarkan analisa perkembangan dan dinamika atmosfer.

"Diprakirakan kemarau mulai bulan Juni dasarian dua untuk wilayah Kecamatan Batur, sebagian Wanayasa, Kalibening, Pejawaran, Sigaluh, Banjarnegara, Pegedongan, Bawang, Purwonegoro, Mandiraja, Purworejo, dan Susukan," katanya.

Awal musim kemarau di Kecamatan Karangkobar, Pagentan, Pandanarum, Punggelan, Banjarmangu, Wanadadi, dan Rakit diperkirakan mulai Juni dasarian tiga.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026