Logo Header Antaranews Jateng

PAD Jateng Diklaim Sudah Lampaui Target

Kamis, 10 Agustus 2017 09:23 WIB
Image Print
ILUSTRASI (ANTARANews/ferly)

Semarang, ANTARA JATENG - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Provinsi Jawa Tengah mengklaim bahwa pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak hingga pertengahan 2017, telah melampaui target yang ditentukan sebelumnya.

"Hingga akhir Juni 2017, PAD Jawa Tengah dari sektor pajak mengalami peningkatan yang cukup signifikan, deviasinya bahkan mencapai 8,01 persen dari target," kata Kepala BPPD Provinsi Jateng Ihwan Sudrajat di Semarang, Rabu.

Ia menyebutkan, perkembangan positif PAD Jateng berlanjut hingga awal Agustus 2017 dan per Juli 2017, komponen pajak kendaraan bermotor ditargetkan sebesar 51 persen, sedangkan realisasinya sebesar 56,57 persen, bahkan realisasi per 7 Agustus 2017 mencapai 58,96 persen.

Target komponen pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) per Juli 2017 sebesar 50,67 persen dan realisasinya 57,12 persen, bahkan per 7 Agustus 2017, realisasinya mencapai 59,54 persen.

Menurut dia, capaian positif PAD Jateng tersebut tidak lepas dari kerja keras Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) kabupaten/kota, bahkan beberapa UPPD berhasil menempati peringkat teratas, yaitu UPPD Kota Magelang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Jepara.

"UPPD yang terendah adalah Kota Pekalongan, Kota Salatiga, Kabupaten Temanggung, dan Kota Semarang II," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa guna menggenjot penerimaan PAD Provinsi Jateng, beberapa UPPD menggagas inovasi seperti Samsat Kampus yang akan diterapkan UPPD Semarang II.

"Ada inisiatif dari UPPD Semarang III untuk membuat samsat kampus yang akan diluncurkan bertepatan dengan HUT Provinsi Jateng, sementara ini yang sudah berjalan adalah samsat malam di Kota Surakarta," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026