Logo Header Antaranews Jateng

Industri Padat Karya Bertahan Pekerjakan Buruh

Senin, 7 Desember 2015 17:40 WIB
Image Print
Pekerja di sebuah industri tekstil

"Memang ada sejumlah perusahaan di Jawa Tengah yang sudah melakukan konsultasi kepada kami, intinya mereka bingung terkait langkah merumahkan tenaga kerja ini," kata Ketua API Jawa Tengah sekaligus Wakil Ketua Apindo Jateng Agung Wahono di Semarang, Senin.

Menurut dia, konsultasi tidak hanya datang dari perusahaan sektor tekstil tetapi juga ada beberapa perusahaan dari sektor lain, namun pihaknya enggan merinci lebih jelas terkait sektor perusahaan tersebut.

"Perusahaan ini tentu yang padat karya, mereka tidak ingin nama perusahaan maupun sektornya diketahui oleh publik karena pada dasarnya mereka masih dilema antara merumahkan atau tidak," katanya.

Menurut dia, perusahaan-perusahaan tersebut tidak ingin wacana yang belum ada kejelasannya ini nantinya justru memancing kekhawatiran para tenaga kerja yang kebetulan bekerja di sektor yang disebutkan.

Terkait konsultasi tersebut pihaknya berharap agar tidak ada langkah merumahkan tenaga kerja. Kalaupun perusahaan harus mengurangi tenaga kerja harus dilakukan seleksi terlebih dahulu.

"Untuk tenaga kerja yang masih produktif sebaiknya tetap dipertahankan karena ini penting untuk keberlangsungan perusahaan. Kalaupun ada yang harus dihentikan lebih baik diterapkan pensiun dini," katanya.

Dengan dilakukannya pensiun dini, artinya perusahaan tetap memberikan hak-hak kepada karyawan sesuai dengan peraturan yang berlaku.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026