DPR RI siapkan UU soal tekstil
Jumat, 15 November 2024 13:09 WIB
Para karyawan Sritex usai melakukan istighosah di pabrik Sritex di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (15/11/2024). ANTARA/Aris Wasita
Sukoharjo (ANTARA) - DPR RI menyiapkan undang-undang (UU) khusus soal tekstil menyusul status pailit yang dialami oleh perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).
"Undang-undang akan kami siapkan untuk masyarakat tekstil. Ada dua UU, ini bocoran, belum diumumkan tapi saya bocorkan. Kami sepakat di Komisi VII membuat dua UU yang berhubungan dengan tekstil," kata anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Hatta di sela istighosah yang dilakukan oleh para pekerja pabrik Sritex di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat.
Ia mengatakan dua undang-undang tersebut yakni UU Perindustrian dan UU Sandang.
"Jadi kami atur industrinya. Lebih spesifik lagi kami membuat satu lagi undang-undang sandang, jadi dua undang-undang. Sudah kami setujui di Komisi VII, sudah masuk baleg (Badan Legislatif), sudah masuk Prolegnas (Program Legislasi Nasional)," katanya.
Ia mengatakan pembahasan undang-undang akan lebih cepat terlaksana ketika seluruh fraksi sudah menyepakati hal yang sama.
"DPR kalau sepakat seluruh fraksi, bikin undang-undang sehari jadi. Gampang itu," katanya.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat bisa ikut memikirkan hajat hidup orang banyak.
"Ini ada 50.000 orang yang sedang kerja dengan tenang mengharapkan keinginan apa yang ia harapkan tahu-tahu kok dipailitkan, ini kan aneh," katanya.
Oleh karena itu, ia menilai dua undang-undang pertekstilan yang tengah disiapkan oleh DPR RI merupakan hikmah dari kepailitan Sritex.
"Insya Allah besok kita menang, Sritex jadi pahlawan bagi seluruh industri. Ada dua undang-undang kami siapkan supaya tidak gampang perusahaan yang padat karya dipailitkan begitu saja," katanya.
Baca juga: Wamen Ketenagakerjaan pastikan tidak ada PHK di Sritex
"Undang-undang akan kami siapkan untuk masyarakat tekstil. Ada dua UU, ini bocoran, belum diumumkan tapi saya bocorkan. Kami sepakat di Komisi VII membuat dua UU yang berhubungan dengan tekstil," kata anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Hatta di sela istighosah yang dilakukan oleh para pekerja pabrik Sritex di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat.
Ia mengatakan dua undang-undang tersebut yakni UU Perindustrian dan UU Sandang.
"Jadi kami atur industrinya. Lebih spesifik lagi kami membuat satu lagi undang-undang sandang, jadi dua undang-undang. Sudah kami setujui di Komisi VII, sudah masuk baleg (Badan Legislatif), sudah masuk Prolegnas (Program Legislasi Nasional)," katanya.
Ia mengatakan pembahasan undang-undang akan lebih cepat terlaksana ketika seluruh fraksi sudah menyepakati hal yang sama.
"DPR kalau sepakat seluruh fraksi, bikin undang-undang sehari jadi. Gampang itu," katanya.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat bisa ikut memikirkan hajat hidup orang banyak.
"Ini ada 50.000 orang yang sedang kerja dengan tenang mengharapkan keinginan apa yang ia harapkan tahu-tahu kok dipailitkan, ini kan aneh," katanya.
Oleh karena itu, ia menilai dua undang-undang pertekstilan yang tengah disiapkan oleh DPR RI merupakan hikmah dari kepailitan Sritex.
"Insya Allah besok kita menang, Sritex jadi pahlawan bagi seluruh industri. Ada dua undang-undang kami siapkan supaya tidak gampang perusahaan yang padat karya dipailitkan begitu saja," katanya.
Baca juga: Wamen Ketenagakerjaan pastikan tidak ada PHK di Sritex
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendiktisaintek RI kunjungi UMS bahas penguatan riset dan pengembangan kampus PTMA
11 March 2026 17:32 WIB
Sebanyak 30 WNI yang tertahan di Abu Dhabi dipulangkan lewat penerbangan repatriasi
05 March 2026 13:16 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI mengingatkan dampak konflik Timur Tengah ke pelaku UMKM
05 March 2026 8:43 WIB
Anggota DPR RI mengajak kader PMII untuk peduli terhadap kesehatan mental remaja
05 March 2026 8:41 WIB
Pemkot Semarang kibarkan bendera setengah tiang tiga hari kenang Try Sutrisno
02 March 2026 21:02 WIB
Terpopuler - Tenaga Kerja
Lihat Juga
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Rp 33,8 Miliar kepada PT Selalu Cinta Indonesia di Salatiga
11 March 2026 11:09 WIB
BPJS Ketenagakerjaan gandeng masjid dan RT/RW perluas perlindungan pekerja informal
11 March 2026 9:30 WIB
BPJS Ketenagakerjaan dan BBPVP Semarang komitmen tingkatkan perlindungan sosial
10 March 2026 10:26 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi gandeng KP2MI pantau pekerja migran asal Jateng di Timur Tengah
06 March 2026 10:30 WIB