BPJS Kesehatan Pekalongan optimalkan transformasi melalui digital
Kamis, 26 September 2024 11:34 WIB
Petugas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Pekalongan sedang memberikan layanan kepesertaan dari masyarakat, Rabu (25/9/2024). (ANTARA/Kutnadi)
Pekalongan (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Cabang Pekalongan, Jawa Tengah, terus mengoptimalkan transformasi mutu layanan melalui layanan digital sebagai upaya memudahkan peserta BPJS.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Pekalongan Sri Mugirahayu di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa dengan kemajuan digitalisasi yang semakin pesat, pihaknya telah mengembangkan layanan non-tatap muka untuk kemudahan peserta.
"Para pengguna layanan kini dipermudah dengan berbagai layanan yang tidak berbelit. Peserta dapat mengurus layanan administrasi dan permintaan informasi maupun keluhan dengan mudah," katanya.
Menurut dia, saat ini peserta tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan karena layanan dapat melalui kanal layanan yang dapat diakses melalui ponsel.
"Saat ini BPJS Kesehatan melakukan transformasi digital pelayanan, salah satunya dengan penggunaan antrean online termasuk cara mobile JKN dimana memberikan kemudahan kepada peserta pada saat akan berobat di fasilitas kesehatan," katanya.
Dia mengatakan, dalam satu dekade keberadaan BPJS Kesehatan kini pasien sudah tidak perlu antre lama di fasilitas kesehatan sehingga tidak perlu datang lebih awal untuk mendapatkan nomor antrean.
Bahkan, kata dia, selain antrean melalui mobil jaminan kesehatan nasional ada juga pelayanan konsultasi daring di fasilitas kesehatan tingkat pertama atau chat WhatsApp.
"Dengan semakin banyaknya kanal layanan yang dibuat, kami berharap peserta JKN dapat dengan mudah mengakses layanan sehingga kepuasan peserta dapat terus meningkat," katanya.
Sri Mugirahayu menyebutkan jumlah kepesertaan BPJS di wilayah cabang Pekalongan yang meliputi Kabupaten Batang, Kabupaten/Kota Pekalongan, dan Pemalang kini sudah mencapai 3,7 juta jiwa.
"Dari jumlah peserta tersebut, 314.941 orang biayanya ditanggung oleh pemerintah. Berdasar data awal September 2024, persentase warga yang terdaftar dan aktif mencapai 71,50 persen," katanya.
Baca juga: DJSN sebut BPJS Kesehatan berkontribusi pada pengembangan SDM
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Pekalongan Sri Mugirahayu di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa dengan kemajuan digitalisasi yang semakin pesat, pihaknya telah mengembangkan layanan non-tatap muka untuk kemudahan peserta.
"Para pengguna layanan kini dipermudah dengan berbagai layanan yang tidak berbelit. Peserta dapat mengurus layanan administrasi dan permintaan informasi maupun keluhan dengan mudah," katanya.
Menurut dia, saat ini peserta tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan karena layanan dapat melalui kanal layanan yang dapat diakses melalui ponsel.
"Saat ini BPJS Kesehatan melakukan transformasi digital pelayanan, salah satunya dengan penggunaan antrean online termasuk cara mobile JKN dimana memberikan kemudahan kepada peserta pada saat akan berobat di fasilitas kesehatan," katanya.
Dia mengatakan, dalam satu dekade keberadaan BPJS Kesehatan kini pasien sudah tidak perlu antre lama di fasilitas kesehatan sehingga tidak perlu datang lebih awal untuk mendapatkan nomor antrean.
Bahkan, kata dia, selain antrean melalui mobil jaminan kesehatan nasional ada juga pelayanan konsultasi daring di fasilitas kesehatan tingkat pertama atau chat WhatsApp.
"Dengan semakin banyaknya kanal layanan yang dibuat, kami berharap peserta JKN dapat dengan mudah mengakses layanan sehingga kepuasan peserta dapat terus meningkat," katanya.
Sri Mugirahayu menyebutkan jumlah kepesertaan BPJS di wilayah cabang Pekalongan yang meliputi Kabupaten Batang, Kabupaten/Kota Pekalongan, dan Pemalang kini sudah mencapai 3,7 juta jiwa.
"Dari jumlah peserta tersebut, 314.941 orang biayanya ditanggung oleh pemerintah. Berdasar data awal September 2024, persentase warga yang terdaftar dan aktif mencapai 71,50 persen," katanya.
Baca juga: DJSN sebut BPJS Kesehatan berkontribusi pada pengembangan SDM
Pewarta : Kutnadi
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Pekalongan tingkatkan pemeriksaan kelaikan angkutan bus untuk Lebaran
08 March 2026 13:15 WIB
KPK akan periksa suami dan anak Fadia Arafiq, terkait aliran dana dugaan korupsi
06 March 2026 14:09 WIB
KPK : Suami-anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terima uang korupsi hingga Rp13,7 M
05 March 2026 3:37 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Program SPRING di PKD Sumingkir perkuat stimulasi tumbuh kembang anak usia dini
23 February 2026 15:09 WIB
Program SPRING Selaras dengan ILP, posyandu di Desa Sumingkir kini kian aktif
23 February 2026 11:51 WIB
Penderita diabetes melitus tetap bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan secara aman
19 February 2026 15:42 WIB