Logo Header Antaranews Jateng

Dinkes Wonosobo pantau keamanan pangan di pujasera

Jumat, 6 Maret 2026 15:02 WIB
Image Print
Sejumlah petugas melakukan pengujian terhadap sejumlah sampling makanan yang di diual di sejumlah pujasera di Kabupaten Wonosobo. ANTARA/HO - Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo

Wonosobo (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten Wonosobo melakukan pemantauan keamanan pangan di sejumlah pusat jajan serba ada (pujasera) dan pasar tradisional selama bulan Ramadhan, guna memastikan makanan dan minuman, khususnya takjil yang dijual kepada masyarakat aman untuk dikonsumsi.

Koordinator Seksi Farmasi, Makanan, Minuman, dan Alat Kesehatan Dinkes Kabupaten Wonosobo Sutriatmoko, di Wonosobo, Jumat, menjelaskan kegiatan pemantauan keamanan pangan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadhan.

"Kami melakukan uji sampel terhadap bahan-bahan yang berpotensi membahayakan, seperti boraks, formalin, pewarna Rhodamin B, serta Methanil Yellow yang sering disalahgunakan pada makanan," katanya.

Ia menuturkan, dari hasil pengujian yang dilakukan memastikan seluruh sampel makanan yang diperiksa dari pujasera dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

"Alhamdulillah, dari sekitar 72 sampel yang diuji, tidak ditemukan adanya bahan berbahaya. Seluruhnya aman untuk dikonsumsi masyarakat," katanya.

Dinkes Kabupaten Wonosobo sebelumnya juga melakukan pemantauan dan uji keamanan pangan di sejumlah pasar tradisional. Dalam pemeriksaan tersebut sempat ditemukan beberapa bahan makanan yang mengandung zat berbahaya. Meski demikian, secara umum kondisi keamanan pangan di wilayah Kabupaten Wonosobo masih dalam kategori aman.

Ia menuturkan, selain melakukan pengujian sampel makanan Dinkes Wonosobo juga melaksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) secara berkala. Kegiatan ini bertujuan memastikan makanan yang dijual tidak terkontaminasi oleh lingkungan sekitar serta diproses secara higienis.

"Kami juga memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pedagang agar senantiasa menjaga kebersihan serta higienitas makanan yang dijajakan," katanya.

Sebagai bagian dari program pembinaan tersebut, katanya, setiap gerobak atau gerai pedagang yang telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan akan diberikan stiker sebagai tanda bahwa lokasi tersebut telah melalui pemeriksaan IKL.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026