Logo Header Antaranews Jateng

Kudus gencar sosialisasi program CKG untuk penuhi target 54 persen

Minggu, 8 Maret 2026 13:49 WIB
Image Print
Stand banner cek kesehatan gratis di salah satu Puskesmas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggencarkan sosialisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada masyarakat sebagai upaya memenuhi target pemeriksaan kesehatan terhadap 54 persen dari total penduduk pada tahun 2026.

"Dengan jumlah penduduk Kabupaten Kudus yang mencapai 899.587 jiwa, maka target pendaftaran CKG sebanyak 54 persennya berjumlah 485.777 orang yang nantinya mengikuti program pemeriksaan kesehatan gratis," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Nuryanto di Kudus, Minggu.

Target tersebut, kata dia, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya sebesar 36 persen dari jumlah penduduk Kudus.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dengan memanfaatkan berbagai saluran, mulai dari perangkat daerah hingga media sosial agar informasi terkait program pemeriksaan kesehatan gratis semakin luas diketahui masyarakat.

Program Cek Kesehatan Gratis tersebut dilayani di 19 Puskesmas yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Sementara untuk pemeriksaan bayi baru lahir dilayani di seluruh rumah sakit serta klinik persalinan.

Selain itu, masyarakat juga diajak memanfaatkan aplikasi Satu Sehat yang merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan untuk mendukung program pemeriksaan kesehatan tersebut.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan sekitar sepekan sebelum tanggal ulang tahun mereka untuk melakukan cek kesehatan gratis di Puskesmas terdekat.

Warga juga dapat mengisi data secara mandiri melalui aplikasi tersebut guna mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.

Dengan sistem tersebut, diharapkan faktor risiko penyakit dapat terdeteksi sejak dini sehingga dapat ditangani di tingkat Puskesmas. Namun apabila kondisi kesehatan memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit.

Berdasarkan strategi pelaksanaan CKG 2026, pemerintah juga memperkuat tim layanan di fasilitas kesehatan, memperluas cakupan pemeriksaan melalui jejaring layanan primer, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar partisipasi warga semakin tinggi.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pemeriksaan kesehatan secara lebih masif dengan monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan target pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat tercapai secara optimal.

Baca juga: Pemkot Pekalongan janjj tingkatkan kualitas pelayanan CKG



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026