Polres dan Pemkab Batang sosialisasikan pengurangan risiko bencana
Rabu, 4 September 2024 8:22 WIB
Kepala Polres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo bersama Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki pada acara sosialisasi pengurangan risiko bencana di Batang, Selasa (3/9/2024). (ANTARA/HO-Humas Kabupaten Batang)
Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Batang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, melakukan sosialisasi pengurangan risiko bencana pada masyarakat sebagai langkah preventif untuk meminimalisasi dampak yang mungkin terjadi.
Kaolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo di Batang, Selasa, mengatakan kegiatan sosialisasi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat dalam menghadapi dan mengurangi risiko bencana di wilayah," katanya.
Menurut dia, penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi setiap elemen masyarakat juga memiliki kesadaran dalam upaya meminimalisasi dampak bencana.
Baca juga: Tekan potensi bencana, BPBD Kudus optimalkan peran FPRB
Wilayah Kabupaten Batang, lanjutnya, memiliki risiko bencana seperti banjir, longsor, kekeringan, dan gas beracun.
Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan upaya pengurangan risiko bencana adalah langkah strategis dalam mewujudkan daerah agar aman dan tahan bencana.
"Kami menyadari daerah ini memiliki potensi bencana yang cukup tinggi baik alam maupun non-alam. Oleh karena itu sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi penting," katanya.
Lani Dwi Rejeki berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dengan baik dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal itu, kata dia, sebagai fondasi yang kokoh dalam upaya penanggulangan bencana di daerah.
"Masyarakat harus diberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan yang memadai agar dapat berperan aktif dalam setiap tahapan penanggulangan bencana baik mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca-bencana," katanya.
Baca juga: BPBD Surakarta antisipasi risiko bencana di musim hujan
Kaolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo di Batang, Selasa, mengatakan kegiatan sosialisasi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat dalam menghadapi dan mengurangi risiko bencana di wilayah," katanya.
Menurut dia, penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi setiap elemen masyarakat juga memiliki kesadaran dalam upaya meminimalisasi dampak bencana.
Baca juga: Tekan potensi bencana, BPBD Kudus optimalkan peran FPRB
Wilayah Kabupaten Batang, lanjutnya, memiliki risiko bencana seperti banjir, longsor, kekeringan, dan gas beracun.
Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan upaya pengurangan risiko bencana adalah langkah strategis dalam mewujudkan daerah agar aman dan tahan bencana.
"Kami menyadari daerah ini memiliki potensi bencana yang cukup tinggi baik alam maupun non-alam. Oleh karena itu sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi penting," katanya.
Lani Dwi Rejeki berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dengan baik dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal itu, kata dia, sebagai fondasi yang kokoh dalam upaya penanggulangan bencana di daerah.
"Masyarakat harus diberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan yang memadai agar dapat berperan aktif dalam setiap tahapan penanggulangan bencana baik mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca-bencana," katanya.
Baca juga: BPBD Surakarta antisipasi risiko bencana di musim hujan
Pewarta : Kutnadi
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Boyolali giatkan gerakan Indonesia ASRI dengan pembersihan Waduk Cengklik
14 February 2026 18:59 WIB
Pemkab Kudus targetkan naik peringkat sebagai Kota Layak Anak kategori Madya
14 February 2026 15:43 WIB
Bupati: Pers lakukan peran mitra pembangunan dan kontrol sosial bagi pemerintah
12 February 2026 16:34 WIB
Pemkab Kudus menggelar apel kegawatdaruratan antisipasi kejadian luar biasa
12 February 2026 14:53 WIB
Pemkab Banyumas jaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan jelang Ramadhan
12 February 2026 13:10 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Wapres tinjau tanah gerak di Jangli Semarang, ingatkan utamakan keselamatan
15 February 2026 1:07 WIB
Pemprov Jateng kaji geologi lahan huntara korban tanah gerak di Kabupaten Tegal
10 February 2026 11:31 WIB
Gubernur pastikan korban tanah gerak di Desa Padasari Tegal dapat hunian tetap
06 February 2026 21:31 WIB
Wapres minta warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal tinggalkan rumah
06 February 2026 21:26 WIB
Wapres Gibran dan Gubernur Jateng kunjungi pengungsi korban tanah gerak di Tegal
06 February 2026 14:06 WIB