Temanggung (ANTARA) - Kegiatan Bulan Dana PMI selama tiga bulan, Agustus hingga November 2023, di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, berhasil menggalang dana kemanusiaan Rp1,7 miliar, sedangkan target Rp1,3 miliar.

"Alhamdulillah bisa melebihi target yang diharapkan mencapai Rp1,7 miliar, dari target Rp1,3 miliar," kata Penjabat Bupati Temanggung Hery Agung Prabowo di Temanggung, Kamis.

Ia mengatakan kegiatan Bulan Dana PMI setiap tahun dilaksanakan di daerah itu.

"Hal kemanusiaan itu penting sekali dalam rangka menggugah kita bersama-sama demi kemanusiaan oleh karena itu bulan dana tahun ini saya berterima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung yang telah berhasil mengumpulkan dana Rp1,7 miliar," katanya.

Kejaksaan Negeri Temanggung berkolaborasi dengan seluruh aparat dan pemangku kepentingan di daerah itu, seperti pengusaha, perbankan, OPD, kepala desa, melaksanakan kegiatan tersebut.  

Ia menjelaskan tentang penggunaan dana tersebut untuk kepentingan kemanusiaan. Dana harus digunakan secara transparan, akuntabel, efektif, efisien.

"Apa pun dana ini dana masyarakat yang sudah digali betul, hartanya untuk kepentingan kemanusiaan. Karena untuk kemanusiaan gunakan untuk seluruh jajaran PMI dengan baik dan benar, saya yakin dan percaya akan dipertanggungjawabkan aturan regulasi yang telah ditentukan," katanya.

Ketua Kejaksaan Negeri Temanggung yang juga Ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Temanggung Nilma mengatakan pelaksanaan Bulan Dana PMI di daerah itu selama Agustus-November 2023.

"Setiap kegiatan pasti ada kendala antara lain pembagian stiker itu waktunya terlalu mepet, ke depannya agar di perpanjang waktunya, tidak hanya tiga bulan," katanya.

Ketua PMI Kabupaten Temanggung Bambang Dewantoro menyebut luar biasa hasil kegiatan tersebut karena dari target Rp1,3 miliar tercapai Rp1,7 miliar.

"Dari dana tersebut dipotong 10 persen untuk operasional, kemudian kalau dikurangi untuk percetakan stiker dan lain-lain itu hampir Rp1,5 miliar sehingga target bersih sudah luar biasa," katanya.

Ia mengatakan akan memanfaatkan dana tersebut dengan baik dan sesuai ketentuan, termasuk untuk operasional PMI setempat secara akuntabel.

"Dan itu akan selalu diperiksa oleh auditor eksternal," katanya.

Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2024