Logo Header Antaranews Jateng

Siloam Hospitals Semarang Srondol hadir di kuartal III 2026

Selasa, 10 Maret 2026 09:14 WIB
Image Print
Chief Executive Officer Siloam International Hospitals Caroline Riady menyampaikan sambutan saat Semarang Doctors Iftar Night di Semarang, Sabtu (28/2/2026). (ANTARA/HO-Siloam Hospitals)

Semarang (ANTARA) - Siloam Hospitals Semarang Srondol direncanakan beroperasi pada kuartal III 2026 sebagai Stroke Ready Hospital dan Chest Pain Ready Hospital, sekaligus menghadirkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat Semarang dan Jawa Tengah.

"Kehadiran Siloam Hospitals Semarang Srondol menjadi wujud nyata visi kami untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas," kata CEO Siloam International Hospitals Caroline Riady, dalam pernyataan di Semarang, Selasa.

Hal itu disampaikannya pada Semarang Doctors Iftar Night, Sabtu (28/2), yang juga dihadiri Presiden Director Siloam International Hospitals, David Utama.

"Melalui fasilitas ini, kami ingin memastikan masyarakat Semarang dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan terbaik, aman, dan nyaman, didukung tenaga medis berpengalaman serta teknologi medis terkini," katanya.

Berlokasi di Jalan Semarang-Surakarta, Kelurahan Srondol Kulon, Banyumanik, Semarang, Siloam Hospitals Semarang Srondol nantinya memiliki kapasitas 150 tempat tidur, lebih dari 40 ruang rawat jalan.

Kemudian, 10 ruang perawatan intensif (ICU/HCU), 4 ruang perawatan bayi (NICU), serta 10 ruang isolasi.

Infrastruktur medis yang disiapkan mencakup layanan diagnostik dan imaging modern seperti MRI 1.5T, CT 128-slice, rontgen, USG, Echo, dan elektroensefalografi (EEG), serta kesiapan tindakan minimal invasif dan ortopedi presisi melalui CArm.

Fasilitas tersebut akan memperkuat penanganan kasus jantung, ortopedi, saraf, dan kegawatdaruratan lainnya di Semarang dan Jateng.

Data Kota Semarang menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen penduduk berada pada usia produktif dengan risiko tinggi terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, yang menjadi dua faktor utama penyebab stroke dan penyakit jantung.

Di saat yang sama, kebutuhan akan spesialis neurologi, kardiologi, dan ortopedi terus meningkat, sebagaimana tercatat dalam data ketersediaan tenaga medis Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Dinas Kesehatan Provinsi Jateng.

Seiring dengan preferensi masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan rumah sakit swasta, kondisi tersebut menegaskan pentingnya penguatan layanan dasar dan layanan kritis di wilayah tersebut.

Sebagai jaringan rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, Siloam International Hospitals terus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan nasional, khususnya dalam penyediaan layanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan ditopang tenaga medis andal serta teknologi modern.

"Komitmen ini diwujudkan melalui persiapan operasional Siloam Hospitals Semarang Srondol, untuk memperluas kapasitas layanan kesehatan di Kota Semarang dan kawasan Jateng," katanya.

Siloam juga memperkuat kolaborasi dengan komunitas medis melalui kegiatan Semarang Doctors Iftar Night, sebagai momentum silaturahmi bersama sekitar 70 dokter spesialis di Kota Semarang, sekaligus membangun sinergi menjelang pengoperasian fasilitas sistem rujukan.

Chief Medical Officer Siloam International Hospitals dr. Grace Frelita menyampaikan bahwa Siloam Hospitals Semarang Srondol dikembangkan melalui pendekatan clinical strategy yang menekankan perancangan layanan komprehensif sejak awal operasional.

Selain menghadirkan layanan dasar seperti bedah umum, penyakit dalam, serta ibu dan anak, rumah sakit itu juga dipersiapkan sebagai Center of Excellencedi bidang ortopedi, jantung, dan saraf melalui integrasi teknologi, kompetensi klinis, serta clinical pathway yang terstandarisasi.

Investasi teknologi seperti C-Arm, Cathlab, MRI, serta mikroskop bedah saraf yang didukung tim dokter spesialis ortopedi, jantung dan pembuluh darah, saraf, bedah saraf, anestesi, radiologi, serta rehabilitasi medikmenjadi bagian dari strategi pengembangan kapabilitas klinis terintegrasi.

Sejak 2018, Siloam telah melayani masyarakat Semarang dengan lebih dari 20.000 kunjungan pasien dan lebih dari 1.000 tindakan operasi setiap tahun.

Kehadiran Siloam Hospitals Semarang Srondol diharapkan semakin meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kesehatan di wilayah tersebut.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026