Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Temanggung menggelar Gerakan Pangan Murah di 20 kecamatan

Selasa, 3 Maret 2026 14:01 WIB
Image Print
Gerakan pangan murah diselenggaranan di 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung, Selasa (3/3/2026). (ANTARA/Heru Suyitno)

Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 20 kecamatan sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga bahan pokok menjelang dan saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.

"Gerakan Pangan Murah alhamdulillah sudah dimulai kemarin. Kita bergerak di 20 kecamatan. Kemarin tiga kecamatan, hari ini tiga kecamatan, besok empat kecamatan, selanjutnya lima kecamatan, dan Senin (9/2) lima kecamatan," kata Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Temanggung Husein di Temanggung, Selasa.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari arahan Gubernur Jawa Tengah dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan saat Ramadhan dan memjelang Idul Fitri 1447 H.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta para pedagang di masing-masing kecamatan.

Selain itu, Perum Bulog turut berpartisipasi dengan menyediakan sejumlah komoditas bahan pokok.

Adapun komoditas yang dijual oleh Bulog, yakni beras SPHP dan Minyakita. Beras SPHP dijual dengan harga Rp60.000 per kemasan (5 kg), sedangkan Minyakita dijual seharga Rp15.500 per liter.

Ia mengatakan pelaku UMKM dan pedagang lokal juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok lainnya untuk masyarakat Kabupaten Temanggung dengan harga yang relatif terjangkau.

Ia berharap melalui Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau saat bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 H.


Baca juga: Pemkab Temanggung mendapat tambahan 171.900 tabung LPG 3 kg selama Ramadhan



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026