Prajurit Kodam Diponegoro diingatkan tidak terlibat politik praktis
Senin, 18 September 2023 14:13 WIB
Inspektur Kodam IV/ Diponegoro Brigjen TNI Yudi Pranoto. (ANTARA/HO-Pendam IV/Diponegoro)
Semarang (ANTARA) - Prajurit Komando Daerah Militer IV/Diponegoro diingatkan untuk tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan tetap menjaga netralitas TNI menjelang Pemilihan Umum 2024.
Inspektur Kodam IV/ Diponegoro Brigadir Jenderal TNI Yudi Pranoto dalam keterangannya di Semarang, Senin, menegaskan prajurit yang terlibat dalam politik praktis menjelang pemilu akan ditindak tegas
"Tetap junjung tinggi netralitas. Akan diambil tindakan tegas bagi prajurit yang mencoba bermain atau terlibat dalam politik praktis," katanya.
Menurut dia, banyaknya purnawirawan TNI yang akan ikut serta dalam kontestasi Pemilu 2024 tetap harus disikapi dengan memegang teguh netralitas prajurit.
Sementara untuk pegawai negeri sipil (PNS) Kodam IV/Diponegoro dan anggota keluarga prajurit yang memiliki hak pilih, Yudi meminta untuk menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kepada seluruh prajurit TNI AD, ia juga berpesan untuk selalu menjaga nama baik dengan memedomani Sapta Marga, sumpah prajurit, serta delapan wajib TNI dalam bertugas di kesatuan maupun kehidupan sehari-hari.
"Tumbuhkan rasa empati dan kepedulian kepada masyarakat agar kehadiran kita dirasakan manfaatnya," katanya.
Baca juga: 41 calon prajurit Kopassus-Kostrad lolos pantukhir di Kodam Diponegoro
Inspektur Kodam IV/ Diponegoro Brigadir Jenderal TNI Yudi Pranoto dalam keterangannya di Semarang, Senin, menegaskan prajurit yang terlibat dalam politik praktis menjelang pemilu akan ditindak tegas
"Tetap junjung tinggi netralitas. Akan diambil tindakan tegas bagi prajurit yang mencoba bermain atau terlibat dalam politik praktis," katanya.
Menurut dia, banyaknya purnawirawan TNI yang akan ikut serta dalam kontestasi Pemilu 2024 tetap harus disikapi dengan memegang teguh netralitas prajurit.
Sementara untuk pegawai negeri sipil (PNS) Kodam IV/Diponegoro dan anggota keluarga prajurit yang memiliki hak pilih, Yudi meminta untuk menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kepada seluruh prajurit TNI AD, ia juga berpesan untuk selalu menjaga nama baik dengan memedomani Sapta Marga, sumpah prajurit, serta delapan wajib TNI dalam bertugas di kesatuan maupun kehidupan sehari-hari.
"Tumbuhkan rasa empati dan kepedulian kepada masyarakat agar kehadiran kita dirasakan manfaatnya," katanya.
Baca juga: 41 calon prajurit Kopassus-Kostrad lolos pantukhir di Kodam Diponegoro
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pangdam Diponegoro: Prajurit bintara tidak pilih-pilih tugas menjalankan kewajiban
07 January 2026 18:47 WIB
Undip-Poltekkes Surakarta-Thailand kembangkan telapak kaki palsu Indonesia
30 December 2025 21:42 WIB
Menteri LH sebut keterbatasan pengawas untuk awasi tata lingkungan kelestarian alam
16 December 2025 21:26 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Kemenkum Jateng koordinasi dengan MPD Kabupaten Magelang bahas protokol notaris
05 February 2026 12:01 WIB
Inilah strategi Gubernur Ahmad Luthfi sukseskan program prioritas Presiden
03 February 2026 8:09 WIB
Jokowi bocorkan topik pembicaraan dengan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu
30 January 2026 14:56 WIB