Logo Header Antaranews Jateng

PEPC ADK tanam 14.727 pohon di Rembang untuk kurangi emisi karbon

Jumat, 6 Februari 2026 04:36 WIB
Image Print
PT Pertamina EP Cepu ADK (PEPC ADK) menanam sebanyak 14.727 pohon di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Kamis (5/2/2026). ANTARA/HO-Pertamina EP Cepu

Rembang (ANTARA) - PT Pertamina EP Cepu ADK (PEPC ADK) menanam sebanyak 14.727 pohon di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah untuk mengurangi emisi karbon.

Upaya pelestarian yang dilaksanakan Kamis tersebut diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, bersama dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, SKK Migas, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan dengan kegiatan bertajuk Collaboration for Sustainability: Aksi Tanam 14.727 Pohon di Kabupaten Rembang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) pada area seluas sekitar 28.505 hektare yang akan dilaksanakan secara bertahap hingga 2028, meliputi penanaman dan pemeliharaan tanaman.

Program ini sekaligus menjadi pemenuhan kewajiban PEPC ADK atas penggunaan kawasan hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Beragam jenis tanaman ditanam dalam kegiatan ini, mulai dari tanaman kayu seperti jati dan mahoni, hingga tanaman non-kayu serta tanaman buah.

Pemilihan jenis tanaman tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis jangka panjang, tetapi juga memiliki nilai tambah sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan Dyah Murtiningsih mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam rehabilitasi hutan dan daerah aliran sungai sebagai bagian dari solusi menghadapi perubahan iklim.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PEPC ADK atas komitmen dan kontribusinya dalam pemenuhan kewajiban rehabilitasi daerah aliran sungai. Aksi penanaman pohon ini menunjukkan bahwa pemulihan lingkungan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Program seperti ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi dalam mendukung target Net Zero Emission 2060, tetapi juga memperkuat fungsi ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Senior Manager Relations Regional 4 Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina Sigit Dwi Aryono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Regional 4 Indonesia Timur dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Melalui Collaboration for Sustainability, Regional 4 Indonesia Timur berkomitmen menjalankan operasional hulu migas yang selaras dengan pelestarian lingkungan. Kami terus mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memberikan kontribusi nyata bagi rehabilitasi lingkungan serta mendukung pencapaian target ESG dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” kata Sigit.

Melalui kegiatan ini, PEPC ADK menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pelestarian lingkungan, pengendalian perubahan iklim, serta penguatan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan demi mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026