Persiapan haji 2023, Kemenag Surakarta prioritaskan kelompok lansia
Jumat, 20 Januari 2023 7:29 WIB
Kepala Kantor Kemenag Surakarta Hidayat Masykur saat bertemu wartawan di Solo, beberapa waktu lalu. ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surakarta pada tahun ini memprioritaskan pemberangkatan haji kelompok lanjut usia (lansia) yang seharusnya berangkat pada 2020, namun tertunda akibat pandemi COVID-19.
"Dulu ada batasan 65 tahun ke atas nggak boleh, kami ada sisa. Karena tidak boleh, kemudian diberangkatkan tahun ini. Harusnya di awal 2020 saat pandemi," kata Kepala Kantor Kemenag Surakarta Hidayat Masykur di Solo, Kamis.
Mengenai kebijakan tersebut, sejauh ini pihaknya belum memberikan sosialisasi kepada calon jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada tahun ini.
"Sosialisasi ke jamaah belum, karena belum ada kuota tetap," katanya.
Meski demikian, katanya, banyak calon jamaah haji yang menyambut baik kebijakan tersebut.
"Minimal sekarang ada peluang berangkat, yang awalnya kan tertunda. Mereka senang sekali," katanya.
Ia mengatakan untuk calon jamaah haji di Solo yang tertunda keberangkatannya karena berusia 65 tahun ke atas sebanyak 20 orang.
Sementara itu, sejauh ini pihaknya belum menerima berapa kuota resmi calon jamaah haji dari Solo yang akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2023.
"Kalau normalnya 500-an orang lebih sedikit. Jadi, satu kloter lebih sedikit, satu kloter kan 350-an orang," katanya.
"Dulu ada batasan 65 tahun ke atas nggak boleh, kami ada sisa. Karena tidak boleh, kemudian diberangkatkan tahun ini. Harusnya di awal 2020 saat pandemi," kata Kepala Kantor Kemenag Surakarta Hidayat Masykur di Solo, Kamis.
Mengenai kebijakan tersebut, sejauh ini pihaknya belum memberikan sosialisasi kepada calon jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada tahun ini.
"Sosialisasi ke jamaah belum, karena belum ada kuota tetap," katanya.
Meski demikian, katanya, banyak calon jamaah haji yang menyambut baik kebijakan tersebut.
"Minimal sekarang ada peluang berangkat, yang awalnya kan tertunda. Mereka senang sekali," katanya.
Ia mengatakan untuk calon jamaah haji di Solo yang tertunda keberangkatannya karena berusia 65 tahun ke atas sebanyak 20 orang.
Sementara itu, sejauh ini pihaknya belum menerima berapa kuota resmi calon jamaah haji dari Solo yang akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2023.
"Kalau normalnya 500-an orang lebih sedikit. Jadi, satu kloter lebih sedikit, satu kloter kan 350-an orang," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Surakarta gelar sosialisasi Program JKN kepada tokoh agama dan masyarakat
23 April 2026 18:49 WIB
BPJS Kesehatan Surakarta gandeng pemda gelar rekonsiliasi pastikan warga terdaftar program JKN
23 April 2026 18:00 WIB
Undian Nasional Simpeda 2026 di Surakarta, hadirkan konsistensi dan hadiah miliaran rupiah
21 April 2026 11:15 WIB
Imigrasi Surakarta sosialisasikan Global Citizen of Indonesia (GCI) dan Golden Visa
09 April 2026 19:33 WIB