Temanggung ekspor kopi ke berbagai negara
Minggu, 25 Desember 2022 16:55 WIB
Seorang petani di Temanggung memetik kopi, ANTARA/Anis Efizudin
Temanggung (ANTARA) - Pelaku usaha kopi di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengekspor kopi jenis robusta dan arabika ke sejumlah negara, antara lain Mesir, Turki, Kuwait, dan Dubai.
Pemilik CV Kwadungan Java Coffee (KJC) Zainal Arifin di Temanggung, Minggu, mengatakan hari ini pihaknya mengirim kopi ke Mesir sebanyak dua kontainer masing-masing berisi 19,2 ton kopi.
"Besuk Senin (26/12) kami ekspor perdana ke Iran sebanyak 18 ton kopi," katanya.
Ia menuturkan pihaknya kirim langsung kopi ke negara tujuan, bukan melalui perantara.
"Terkait buyer kopi dari luar negeri, kami dibantu oleh Free Trade Agreement (FTA) Center Semarang," katanya.
Zaenal menuturkan pada September lalu juga mengirim ke Turki, seharusnya bulan ini juga mengirim ke negara tersebut, tetapi pihaknya sudah penuh order dan baru bisa mengirim awal Januari 2023 ke Turki.
Ia menyebutkan harga kopi ose yang diekspor ke sejumlah negara tersebut rata-rata RP40.000 per kilogram.
Saat mengikuti pameran International Trade Expo Indonesia 2022 di Bumi Serpong Damai City Tangerang bersama "Kopi Berteman" beberapa waktu lalu pihaknya mendapat order dari Belanda.
"Pada Januari 2023 kami kirim ke Belanda atas nama Kopi Berteman yang kini sudah menjadi koperasi. Pengiriman ke Belanda dalam tahap awal minta 1 ton dan bulan kedua minta 10 ton," katanya.
Baca juga: Kopi arabika Temanggung diminati pembeli asal Belanda
Baca juga: Pemkab Temanggung jajaki pasar kopi di Australia
Pemilik CV Kwadungan Java Coffee (KJC) Zainal Arifin di Temanggung, Minggu, mengatakan hari ini pihaknya mengirim kopi ke Mesir sebanyak dua kontainer masing-masing berisi 19,2 ton kopi.
"Besuk Senin (26/12) kami ekspor perdana ke Iran sebanyak 18 ton kopi," katanya.
Ia menuturkan pihaknya kirim langsung kopi ke negara tujuan, bukan melalui perantara.
"Terkait buyer kopi dari luar negeri, kami dibantu oleh Free Trade Agreement (FTA) Center Semarang," katanya.
Zaenal menuturkan pada September lalu juga mengirim ke Turki, seharusnya bulan ini juga mengirim ke negara tersebut, tetapi pihaknya sudah penuh order dan baru bisa mengirim awal Januari 2023 ke Turki.
Ia menyebutkan harga kopi ose yang diekspor ke sejumlah negara tersebut rata-rata RP40.000 per kilogram.
Saat mengikuti pameran International Trade Expo Indonesia 2022 di Bumi Serpong Damai City Tangerang bersama "Kopi Berteman" beberapa waktu lalu pihaknya mendapat order dari Belanda.
"Pada Januari 2023 kami kirim ke Belanda atas nama Kopi Berteman yang kini sudah menjadi koperasi. Pengiriman ke Belanda dalam tahap awal minta 1 ton dan bulan kedua minta 10 ton," katanya.
Baca juga: Kopi arabika Temanggung diminati pembeli asal Belanda
Baca juga: Pemkab Temanggung jajaki pasar kopi di Australia
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi selidiki penemuan kerangka manusia tanpa identitas di kebun kopi Gembong Pati
02 April 2026 10:24 WIB
Presiden Prabowo heran Indonesia punya kopi dan cokelat terbaik, tetapi masih impor
20 March 2026 6:12 WIB
Luas tanaman kopi robusta dan arabika di Kabupaten Magelang 3.000 hektare
02 December 2025 12:43 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Wakil Ketua DPRD dukung pengembangan bus listrik Trans Jateng ramah lingkungan
15 May 2026 19:40 WIB
Pemkab Batang terima 3.377 pengajuan perizinan selama triwulan I 2026 melalui MPP
13 May 2026 21:28 WIB
Legislator: Pertumbuhan ekonomi Jateng harus berdampak ke kesejahteraan masyarakat
13 May 2026 19:45 WIB