
Hasil panen kopi di Temanggung diperkirakan turun akibat kondisi cuaca

Temanggung (ANTARA) - Hasil panenan kopi di Kabupaten Temanggung tahun ini diperkirakan turun sekitar 15-20 persen dari tahun lalu karena kondisi cuaca yang tidak menentu atau kemarau basah tahun lalu berpengaruh terhadap hasil panen tahun ini.
"Kami melihat pembungaan tanaman kopi tahun lalu memang terpengaruh cuaca kemarau basah, sehingga mengakibatkan gangguan pada formasi bunga kopi," kata Kabid Hortikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung Sumarno di Temanggung, Rabu.
Ia menyampaikan, hal ini menyebabkan sebagian bunga kopi rontok dan pihaknya memprediksi penurunan hasil panen sekitar 15-20 persen dibandingkan tahun lalu.
Sumber utama kopi yang ditanam di wilayah Temanggung berupa varietas arabika dipanen sekitar bulan Mei-Juni, kemudian robusta panen pada bulan Mei-Juni. Para petani mengakui kondisi cuaca yang tidak menentu tahun lalu berpengaruh hasil panen tahun ini.
Ia menuturkan, tahun lalu hasil panen kopi di Kabupaten Temanggung tercatat mencapai sekitar 9.000 ton. Namun, dengan pengaruh kondisi iklim yang tidak menentu tersebut, para petani memperkirakan panen kopi tahun ini akan mengalami penurunan produksi.
"Meskipun demikian, mereka tetap optimis pasokan kopi dari Temanggung masih akan mencukupi kebutuhan pasar lokal, baik untuk pedagang maupun perusahaan-perusahaan pengolah kopi," katanya.
Ia menyebutkan, Temanggung yang terkenal dengan kualitas kopi robusta dan arabika, memiliki pembeli-pembeli lokal yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Candiroto, Ngadirejo, dan Kandangan. Selain itu, ada pula pembeli-pembeli dari perusahaan-perusahaan besar.
Meskipun menghadapi tantangan akibat fluktuasi cuaca, katanya, para petani kopi Temanggung tetap berharap dapat menghasilkan panen terbaik dan memenuhi permintaan pasar. Seiring berjalannya waktu, mereka optimis produksi kopi Temanggung akan kembali pulih dan berkembang dengan dukungan berbagai program pemerintah dan kerja sama dengan pihak swasta.
Baca juga: Pospam Pringsurat sajikan kopi Temanggung bagi pemudik
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
