Tiga warga napi di Nusakambangan ikrar setia NKRI
Senin, 23 Mei 2022 13:17 WIB
Tiga orang warga binaan pemasyarakatan atau narapidana kasus terorisme mengucapkan ikrar setia kepada NKRI dan mengakui Pancasila sebagai falsafah dan ideologi negara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan, Sabtu (21/5). ANTARA/HO-Kemenkumham
Semarang (ANTARA) - Tiga orang warga binaan pemasyarakatan atau narapidana kasus terorisme mengucapkan ikrar setia kepada NKRI dan mengakui Pancasila sebagai falsafah dan ideologi negara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan, Sabtu (21/5).
Kegiatan yang diadakan di aula Lapas Pasir Putih tersebut dipimpin Kepala Lapas Pasir Putih Fajar Nurcahyono, dihadiri dan disaksikan oleh perwakilan PK Balai Pemasyarakatan Nusakambangan, Densus 88, Rohaniawan Kemenag, dan perwakilan dari BNPT.
Ketiga napiter juga membuat pernyataan untuk meninggalkan pemahaman dari kelompok radikal, dan segala bentuk perlawanan terhadap NKRI. Selanjutnya ketiga napiter akan menjalani proses pemasyarakatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemasyarakatan dan ketentuan lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng A. Yuspahruddin memberikan apresiasi atas kinerja yang dilakukan Lapas Pasir Putih.
"Lapas dengan kategori Super Maximum Security telah beberapa kali menaklukkan kerasnya pemikiran dan pemahaman yang keliru dari para pelaku terorisme yang dibina. Tentu hal ini saya apresiasi," kata Kakanwil Yuspahruddin.
Baca juga: Buku Sesepuh Berbagi, warisan untuk yang muda
Yuspahruddin juga menegaskan jika keberhasilan ini sebagai bukti bahwa Lapas Pasir Putih telah melakukan pembinaan dan kesuksesan dalam menjalin kerja sama dan koordinasi dengan BNPT.
"Tentu ini keberhasilan yang luar biasa. Tidak mudah membuat seorang napiter untuk kembali mencintai NKRI," katanya.
Kakanwil menambahkan jika pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara di Lapas Pasir Putih telah berhasil.
"Bisa dikatakan pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara di Lapas Pasir Putih telah berhasil, begitupun pembinaan kesadaran beragamnya, " imbuhnya.
Baca juga: Kemenkumham Jateng gelar aksi donor darah
Sementara itu, Kalapas Pasir Putih Fajar Nur Cahyono mengatakan sangat mengapresiasi kinerja seluruh jajaran dalam keberhasilan membawa 3 napiter kembali ke pangkuan NKRI.
"Suatu hal yang luar biasa dapat membuat napiter kembali ke pangkuan NKRI. Terima Kasih atas pengabdian dan dedikasi dalam menjalankan tugas mulia ini. Terima kasih pula saya sampaikan kepada stakeholder yang berkenan hadir menyaksikan ikrar setia NKRI ini," katanya.
Kegiatan yang diadakan di aula Lapas Pasir Putih tersebut dipimpin Kepala Lapas Pasir Putih Fajar Nurcahyono, dihadiri dan disaksikan oleh perwakilan PK Balai Pemasyarakatan Nusakambangan, Densus 88, Rohaniawan Kemenag, dan perwakilan dari BNPT.
Ketiga napiter juga membuat pernyataan untuk meninggalkan pemahaman dari kelompok radikal, dan segala bentuk perlawanan terhadap NKRI. Selanjutnya ketiga napiter akan menjalani proses pemasyarakatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemasyarakatan dan ketentuan lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng A. Yuspahruddin memberikan apresiasi atas kinerja yang dilakukan Lapas Pasir Putih.
"Lapas dengan kategori Super Maximum Security telah beberapa kali menaklukkan kerasnya pemikiran dan pemahaman yang keliru dari para pelaku terorisme yang dibina. Tentu hal ini saya apresiasi," kata Kakanwil Yuspahruddin.
Baca juga: Buku Sesepuh Berbagi, warisan untuk yang muda
Yuspahruddin juga menegaskan jika keberhasilan ini sebagai bukti bahwa Lapas Pasir Putih telah melakukan pembinaan dan kesuksesan dalam menjalin kerja sama dan koordinasi dengan BNPT.
"Tentu ini keberhasilan yang luar biasa. Tidak mudah membuat seorang napiter untuk kembali mencintai NKRI," katanya.
Kakanwil menambahkan jika pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara di Lapas Pasir Putih telah berhasil.
"Bisa dikatakan pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara di Lapas Pasir Putih telah berhasil, begitupun pembinaan kesadaran beragamnya, " imbuhnya.
Baca juga: Kemenkumham Jateng gelar aksi donor darah
Sementara itu, Kalapas Pasir Putih Fajar Nur Cahyono mengatakan sangat mengapresiasi kinerja seluruh jajaran dalam keberhasilan membawa 3 napiter kembali ke pangkuan NKRI.
"Suatu hal yang luar biasa dapat membuat napiter kembali ke pangkuan NKRI. Terima Kasih atas pengabdian dan dedikasi dalam menjalankan tugas mulia ini. Terima kasih pula saya sampaikan kepada stakeholder yang berkenan hadir menyaksikan ikrar setia NKRI ini," katanya.
Pewarta : KSM
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Imigrasi selidiki tiga WN China gunakan dokumen palsu bekerja di Magelang
24 December 2024 9:19 WIB, 2024
BPSDM Hukum siap cetak aparatur sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
21 December 2024 16:05 WIB, 2024
Gandeng firma hukum, Kemenkumham Jateng edukasi WBP Lapas Kedungpane
19 December 2024 18:19 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Jokowi jalani pemeriksaan di Polresta Surakarta terkait tudingan ijazah palsu
11 February 2026 20:53 WIB