Syawalan, warga Jepara gelar panjat pinang di laut
Senin, 9 Mei 2022 19:45 WIB
Sejumlah peserta panjat pinang di Pantai Muara Indah Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, saling kerja sama untuk bisa mencapai puncak pinang dalam rangka menyambut syawalan, Senin (9/5/2022). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Warga Kelurahan Demaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memiliki cara tersendiri dalam menyambut Syawalan Lebaran Ketupat 2022 dengan cara menggelar lomba panjat pinang di laut, Senin.
Lomba panjat pinang yang digelar di Pantai Muara Indah di Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara itu, merupakan acara puncak setelah warga desa setempat sebelumnya menggelar aneka perlombaan, mulai dari lomba makan krupuk, balap karung, balap kelereng serta lomba menangkap bebek di laut.
"Peserta lomba tidak hanya dari kalangan pemuda dan orang tua, bahkan anak-anak juga turut serta memeriahkan acara tersebut, termasuk acara lomba panjat pinang juga diikuti anak-anak," kata Ketua panitia panjat pinang Kandir di Jepara.
Karena berada di laut, kata dia, para peserta panjat pinang harus bekerja sama karena tidak mudah untuk mencapai puncak pinang yang berisi aneka hadiah.
Aneka perlombaan, termasuk panjat pinang di laut memang digelar setiap tahun untuk menyambut perayaan Syawalan Lebaran Ketupat.
Sementara alasan menggelar panjat pinang di laut, salah satunya karena keterbatasan lahan di darat, sehingga memilih menggelar lomba panjat pinang di laut yang pesertanya merupakan warga dari Rukun Tetangga (RT) 3 Rukun Warga (RW) 5, Kelurahan Demaan.
Baca juga: Pemkot Pekalongan: Tradisi Syawalan mempererat silaturahim
Selain itu, imbuh dia, lomba panjat pinang di laut juga tergolong unik dan bagi peserta yang terjatuh dari pinang setinggi 12 meteran itu, dipastikan tidak akan terlalu kesakitan, dibandingkan terjatuh saat di darat.
"Biaya perlombaan merupakan hasil swadaya warga serta dukungan dari sejumlah pengusaha mebel maupun ikan di desa setempat," ujarnya.
Meskipun lomba tersebut hanya digelar di tingkat RT, penontonnya cukup banyak karena tidak hanya dari warga desa setempat, melainkan dari warga desa lain juga turut menyaksikan perlombaan tersebut.
Lomba tangkap bebek di laut juga cukup menarik, karena pesertanya didominasi anak-anak. Dari tujuh ekor bebek yang dilepaskan, tercatat ada enam ekor bebek yang berhasil ditangkap, sedangkan satu ekor bebek berenang ke tengah laut, sehingga tidak bisa ditangkap.
Sukron, salah seorang peserta lomba panjat pinang di laut mengaku, sangat senang bisa ikut dalam lomba panjat pinang di laut karena menjadi yang pertama bisa naik hingga ke puncak setelah sebelumnya bersusah payah untuk bisa mencapai puncak.
Baca juga: Amankan tradisi syawalan di Demak, tim gabungan turunkan 400 personel
Baca juga: Tradisi Syawalan arak ratusan sapi digelar warga lereng Merapi
Baca juga: Puluhan balon udara semarakkan acara Syawalan di Wonosobo
Lomba panjat pinang yang digelar di Pantai Muara Indah di Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara itu, merupakan acara puncak setelah warga desa setempat sebelumnya menggelar aneka perlombaan, mulai dari lomba makan krupuk, balap karung, balap kelereng serta lomba menangkap bebek di laut.
"Peserta lomba tidak hanya dari kalangan pemuda dan orang tua, bahkan anak-anak juga turut serta memeriahkan acara tersebut, termasuk acara lomba panjat pinang juga diikuti anak-anak," kata Ketua panitia panjat pinang Kandir di Jepara.
Karena berada di laut, kata dia, para peserta panjat pinang harus bekerja sama karena tidak mudah untuk mencapai puncak pinang yang berisi aneka hadiah.
Aneka perlombaan, termasuk panjat pinang di laut memang digelar setiap tahun untuk menyambut perayaan Syawalan Lebaran Ketupat.
Sementara alasan menggelar panjat pinang di laut, salah satunya karena keterbatasan lahan di darat, sehingga memilih menggelar lomba panjat pinang di laut yang pesertanya merupakan warga dari Rukun Tetangga (RT) 3 Rukun Warga (RW) 5, Kelurahan Demaan.
Baca juga: Pemkot Pekalongan: Tradisi Syawalan mempererat silaturahim
Selain itu, imbuh dia, lomba panjat pinang di laut juga tergolong unik dan bagi peserta yang terjatuh dari pinang setinggi 12 meteran itu, dipastikan tidak akan terlalu kesakitan, dibandingkan terjatuh saat di darat.
"Biaya perlombaan merupakan hasil swadaya warga serta dukungan dari sejumlah pengusaha mebel maupun ikan di desa setempat," ujarnya.
Meskipun lomba tersebut hanya digelar di tingkat RT, penontonnya cukup banyak karena tidak hanya dari warga desa setempat, melainkan dari warga desa lain juga turut menyaksikan perlombaan tersebut.
Lomba tangkap bebek di laut juga cukup menarik, karena pesertanya didominasi anak-anak. Dari tujuh ekor bebek yang dilepaskan, tercatat ada enam ekor bebek yang berhasil ditangkap, sedangkan satu ekor bebek berenang ke tengah laut, sehingga tidak bisa ditangkap.
Sukron, salah seorang peserta lomba panjat pinang di laut mengaku, sangat senang bisa ikut dalam lomba panjat pinang di laut karena menjadi yang pertama bisa naik hingga ke puncak setelah sebelumnya bersusah payah untuk bisa mencapai puncak.
Baca juga: Amankan tradisi syawalan di Demak, tim gabungan turunkan 400 personel
Baca juga: Tradisi Syawalan arak ratusan sapi digelar warga lereng Merapi
Baca juga: Puluhan balon udara semarakkan acara Syawalan di Wonosobo
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkum Jateng serahkan sertifikat indikasi geografis lima motif tenun troso Jepara
05 February 2026 19:25 WIB
Pemprov Jateng siapkan anggaran perbaikan jalan provinsi di Jepara Rp2 miliar
04 February 2026 8:49 WIB
Tingkatkan kenyamanan, Jepara ajukan revitalisasi 16 pasar tradisional ke pemerintah pusat
04 February 2026 8:46 WIB
Pemprov Jateng catat 45 bencana alam sepanjang Januari 2026 masyarakat waspada
02 February 2026 19:45 WIB
Pemkab Jepara gandeng Demak lakukan revitalisasi Jalur Semarang-Demak-Jepara
29 January 2026 9:06 WIB
Pemkab Jepara survei jalur alternatif antisipasi jalan putus akibat bencana
27 January 2026 13:48 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Pesantren Darul Amanah Kendal raih penghargaan Indonesia Creativity and Best Leader Award 2026
06 February 2026 14:04 WIB