
Pemprov Jateng alokasikan anggaran pengerukan pendangkalan muara sungai Batang

Batang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 juta untuk pengerukan sedimentasi lumpur yang terjadi di muara sungai Klidang Lor, Kabupaten Batang karena kondisi tersebut menyebabkan kapal nelayan kesulitan keluar dan masuk pelabuhan.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Muslichah di Batang, Sabtu, mengatakan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk operasional awal 2026.
"Melalui Pelabuhan Klidang Lor, ada anggaran pengerukan pada tahun ini sekitar Rp50 juta untuk biaya operasional," katanya,
Kemudian, kata dia, untuk solusi jangka panjang, pihaknya sedang mengupayakan pembangunan kolam pelabuhan baru dengan memanfaatkan lahan bekas Kali Sambong.
"Kami masih mencoba negosiasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai BBWS). Lahan itu rencananya bisa dikeruk menjadi kolam baru untuk kapal-kapal tetapi masih dalam proses," katanya.
Ia mengatakan akibat pendangkalan muara sungai itu, sebagian nelayan terpaksa melakukan bongkar muat di dermaga luar, bahkan ada kapal yang sementara menggunakan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Batang yang merupakan pelabuhan niaga.
"Masih bongkar di situ tetapi karena tidak semuanya bisa lewat muara sungai maka sebagian menggunakan pelabuhan niaga PPP Batang," katanya.
Ketua Himpunan Seluruh Nelayan Indonesia Kabupaten Batang Teguh Tarmojo mengatakan sekitar 10 ribu nelayan terdampak akibat pendangkalan muara sungai tersebut baik pengguna kapal kecil, sedang, hingga kapal besar.
Kondisi itu, kata dia, memaksa para nelayan melakukan bongkar muat di dermaga luar sehingga memicu biaya tambahan yang cukup besar.
"Biaya operasional bisa naik sekitar 10 persen untuk sekali bongkar muat, kemudian tambahan biayanya bisa sampai sekitar Rp10 juta karena sistemnya menjadi dua kali kerja," katanya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama dinas terkait dapat mengintensifkan pengerukan alur sungai agar aktivitas nelayan kembali normal dan tidak merugikan para pelaku usaha perikanan di daerah ini.
Baca juga: Pemkab Batang anggarkan normalisasi Sungai Gendingan Rp9 miliar cegah banjir
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
