Anak di bawah 12 tahun di Solo akan divaksin
Senin, 13 Desember 2021 20:05 WIB
Ilustrasi salah satu siswa di Solo sesaat sebelum menerima vaksin COVID-19. ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta siap melakukan vaksinasi COVID-19 untuk anak di bawah usia 12 tahun menyusul keluarnya kebijakan pemerintah pusat.
"Tadi ada berita baik, anak usia 6-11 tahun sudah bisa divaksinasi," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Senin.
Meski belum memastikan kapan vaksinasi di daerah itu dimulai, dikatakannya, vaksinasi akan dilakukan sesegera mungkin.
"Sudah bisa divaksin segera, ini sudah dapat izin," katanya.
Selain itu, pihaknya juga sedang menyiapkan vaksinasi booster atau penguat untuk masyarakat umum. Terkait hal tersebut, dikatakannya, sudah ada instruksi dari pemerintah pusat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ahyani mengatakan sejauh ini Pemerintah Kota Surakarta sudah menyiapkan pelaksanaannya. Meski demikian, pihaknya masih menunggu kesiapan vaksinnya.
"Tinggal menunggu barangnya saja," katanya.
Terkait dengan vaksin untuk anak usia 6—11 tahun, dikatakannya, Pemkot Surakarta sudah mendata jumlah calon penerima vaksin, yakni sekitar 50.000 anak. Menurut dia, jumlah tersebut termasuk siswa SD dan SMP dari luar kota yang bersekolah di Kota Solo.
Mengenai jenis vaksin yang akan diberikan kepada kelompok usia tersebut, ia belum bisa memastikan.
"Kami baru siapkan sarana dan prasarananya. Kalau ada barangnya kami siap kalau sehari 2.000—4.000 dosis," katanya.
Baca juga: 156.000 anak usia 12-17 tahun di Semarang siap divaksin
Baca juga: Anak-anak belum divaksin dilarang masuk tempat wisata di Kota Semarang
"Tadi ada berita baik, anak usia 6-11 tahun sudah bisa divaksinasi," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Senin.
Meski belum memastikan kapan vaksinasi di daerah itu dimulai, dikatakannya, vaksinasi akan dilakukan sesegera mungkin.
"Sudah bisa divaksin segera, ini sudah dapat izin," katanya.
Selain itu, pihaknya juga sedang menyiapkan vaksinasi booster atau penguat untuk masyarakat umum. Terkait hal tersebut, dikatakannya, sudah ada instruksi dari pemerintah pusat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ahyani mengatakan sejauh ini Pemerintah Kota Surakarta sudah menyiapkan pelaksanaannya. Meski demikian, pihaknya masih menunggu kesiapan vaksinnya.
"Tinggal menunggu barangnya saja," katanya.
Terkait dengan vaksin untuk anak usia 6—11 tahun, dikatakannya, Pemkot Surakarta sudah mendata jumlah calon penerima vaksin, yakni sekitar 50.000 anak. Menurut dia, jumlah tersebut termasuk siswa SD dan SMP dari luar kota yang bersekolah di Kota Solo.
Mengenai jenis vaksin yang akan diberikan kepada kelompok usia tersebut, ia belum bisa memastikan.
"Kami baru siapkan sarana dan prasarananya. Kalau ada barangnya kami siap kalau sehari 2.000—4.000 dosis," katanya.
Baca juga: 156.000 anak usia 12-17 tahun di Semarang siap divaksin
Baca juga: Anak-anak belum divaksin dilarang masuk tempat wisata di Kota Semarang
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Kliwon
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
RSGM Soelastri edukasi soal penanganan pasien lewat seminar Painless Dentistry
21 January 2026 22:19 WIB
Diabetes melitus dominasi penyakit peserta skrining kesehatan di BPJS Semarang
15 January 2026 19:43 WIB