Vaksinasi COVID-19 di Kudus capai 73,35 persen
Senin, 6 Desember 2021 15:59 WIB
Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyatakan vaksinasi COVID-19 untuk dosis pertama di daerah itu mencapai 73,35 persen dari total target sasaran 665.884 orang.
"Capaian vaksinasi secara umum yang cukup tinggi tersebut, juga diikuti capaian vaksinasi untuk kaum lanjut usia (lansia) karena untuk dosis pertama sudah mencapai 56,45 persen," kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Aniq Fuad di Kudus, Senin.
Meskipun sudah memenuhi syarat untuk bisa turun level dari PPKM level 3 menjadi level 2, Dinkes Kudus tetap berupaya meningkatkan capaian vaksinasi untuk lansia.
Dengan dukungan vaksin yang ada sekarang, kata dia, hingga akhir Desember 2021 vaksinasi lansia ditargetkan bisa mencapai 70-an persen.
Stok vaksin yang tersedia saat ini sebanyak 88.900 dosis, meliputi vaksin Sinovac sebanyak 87.000 dosis dan Astrazeneca sebanyak 1.900 dosis.
Hanya saja, imbuh dia, untuk saat ini masih ada kendala soal data lansia yang sudah tervaksin, karena dimungkinkan ada data lansia yang sudah vaksin namun tercatat masuk dalam kategori lain.
"Hasil koordinasi kami dengan tim vaksin di masing-masing puskesmas capaiannya bisa mencapai 60-an persen lebih, sedangkan yang tercatat di Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) ternyata lebih rendah," ujarnya.
Untuk itulah, kata dia, perlu ada sinkronisasi data di lapangan dengan yang tercatat di basis data KCPEN karena akhir tahun 2021 harus bisa mencapai 70 persen untuk antisipasi kemungkinan adanya perubahan aturan untuk bisa turun level.
"Target Kabupaten Kudus pada tahun depan tentunya bisa naik ke level satu penerapan PPKM sedangkan masyarakat tentunya diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan," ujarnya.
"Capaian vaksinasi secara umum yang cukup tinggi tersebut, juga diikuti capaian vaksinasi untuk kaum lanjut usia (lansia) karena untuk dosis pertama sudah mencapai 56,45 persen," kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Aniq Fuad di Kudus, Senin.
Meskipun sudah memenuhi syarat untuk bisa turun level dari PPKM level 3 menjadi level 2, Dinkes Kudus tetap berupaya meningkatkan capaian vaksinasi untuk lansia.
Dengan dukungan vaksin yang ada sekarang, kata dia, hingga akhir Desember 2021 vaksinasi lansia ditargetkan bisa mencapai 70-an persen.
Stok vaksin yang tersedia saat ini sebanyak 88.900 dosis, meliputi vaksin Sinovac sebanyak 87.000 dosis dan Astrazeneca sebanyak 1.900 dosis.
Hanya saja, imbuh dia, untuk saat ini masih ada kendala soal data lansia yang sudah tervaksin, karena dimungkinkan ada data lansia yang sudah vaksin namun tercatat masuk dalam kategori lain.
"Hasil koordinasi kami dengan tim vaksin di masing-masing puskesmas capaiannya bisa mencapai 60-an persen lebih, sedangkan yang tercatat di Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) ternyata lebih rendah," ujarnya.
Untuk itulah, kata dia, perlu ada sinkronisasi data di lapangan dengan yang tercatat di basis data KCPEN karena akhir tahun 2021 harus bisa mencapai 70 persen untuk antisipasi kemungkinan adanya perubahan aturan untuk bisa turun level.
"Target Kabupaten Kudus pada tahun depan tentunya bisa naik ke level satu penerapan PPKM sedangkan masyarakat tentunya diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan," ujarnya.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasus COVID-19 ditemukan di Batang, pemkab imbau warga terapkan protokol kesehatan
24 December 2023 14:44 WIB, 2023
Wali Kota Semarang minta perketat pengawasan di bandara dan pelabuhan
22 December 2023 8:00 WIB, 2023
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Penyakit jantung dan kanker masih jadi penyebab kematian tertinggi, gaya hidup disebut faktor utama
02 February 2026 16:03 WIB
Dinkes: Mayoritas siswa SMAN 2 Kudus yang rawat inap sudah sembuh dan diperbolehkan pulang
02 February 2026 9:35 WIB
BPJS Kesehatan Surakarta jalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Karanganyar
27 January 2026 18:31 WIB
FK UMS gelar diskusi penyakit kusta ajak masyarakat ubah stigma menuju empati
27 January 2026 9:50 WIB