Temanggung usulkan program padat karya senilai Rp4 miliar
Senin, 9 Agustus 2021 15:46 WIB
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Temanggung Agus Sarwono. ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengusulkan program padat karya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak pandemi COVID-19 senilai hampir Rp4 miliar.
Kepala Dispernaker Kabupaten Temanggung Agus Sarwono di Temanggung, Senin, mengatakan pihaknya telah mengusulkan program padat karya ke pemerintah pusat dan diharapkan bisa terealisasi bulan depan.
Ia menuturkan dalam satu paket program padat karya tersebut terdapat alokasi dana sebesar Rp40 juta untuk mempekerjakan minimal 20 orang.
"Kami mengusulkan hampir Rp4 miliar mudah-mudahan disetujui. Kami mengawal kegiatan tersebut, sedangkan uangnya nanti langsung diberikan ke desa untuk memberikan pendapatan penghasilan kepada masyarakat yang memang tidak punya penghasilan akibat pandemi," katanya.
Ia menyampaikan di masa pandemi ini Dispernaker Kabupaten Temanggung juga mendorong para pekerja yang dirumahkan untuk memanfaatkan kartu prakerja.
Agus mengaku siap mendampingi masyarakat yang ingin lebih tahu tentang prakerja, di mana hingga angkatan ke-6, masyarakat Temanggung yang memperoleh insentif dari program prakerja sebanyak 3.842 orang.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan bantuan kepada masyarakat yang mendapatkan upah di bawah Rp5 juta.
"Dari pemerintah ada subsidi upah bagi para pekerja yang upahnya di bawah Rp5 juta. Mereka mendapat Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, kami sudah mengusulkan 24.741 pekerja di Temanggung," katanya.
Menurut dia realisasi hingga bulan Agustus ini sudah cair sekitar 40 persen dari usulan dan subsidi langsung ditransfer ke rekening yang bersangkutan.
Kepala Dispernaker Kabupaten Temanggung Agus Sarwono di Temanggung, Senin, mengatakan pihaknya telah mengusulkan program padat karya ke pemerintah pusat dan diharapkan bisa terealisasi bulan depan.
Ia menuturkan dalam satu paket program padat karya tersebut terdapat alokasi dana sebesar Rp40 juta untuk mempekerjakan minimal 20 orang.
"Kami mengusulkan hampir Rp4 miliar mudah-mudahan disetujui. Kami mengawal kegiatan tersebut, sedangkan uangnya nanti langsung diberikan ke desa untuk memberikan pendapatan penghasilan kepada masyarakat yang memang tidak punya penghasilan akibat pandemi," katanya.
Ia menyampaikan di masa pandemi ini Dispernaker Kabupaten Temanggung juga mendorong para pekerja yang dirumahkan untuk memanfaatkan kartu prakerja.
Agus mengaku siap mendampingi masyarakat yang ingin lebih tahu tentang prakerja, di mana hingga angkatan ke-6, masyarakat Temanggung yang memperoleh insentif dari program prakerja sebanyak 3.842 orang.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan bantuan kepada masyarakat yang mendapatkan upah di bawah Rp5 juta.
"Dari pemerintah ada subsidi upah bagi para pekerja yang upahnya di bawah Rp5 juta. Mereka mendapat Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, kami sudah mengusulkan 24.741 pekerja di Temanggung," katanya.
Menurut dia realisasi hingga bulan Agustus ini sudah cair sekitar 40 persen dari usulan dan subsidi langsung ditransfer ke rekening yang bersangkutan.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
ASN pengguna mobil dinas saat lebaran di Pemkab Temanggung diberi sanksi TPP
25 March 2026 15:41 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Peradi SAI Semarang diharapkan bantu pemda selenggarakan bantuan hukum gratis
06 June 2026 20:55 WIB
RSUD Banyumas luncurkan layanan Cathlab terintegrasi pembiayaan BPJS Kesehatan
06 June 2026 20:24 WIB
Kodim Kudus target bisa bangun empat jembatan penghubung guna perkuat akses pendidikan
06 June 2026 20:21 WIB