Ambles, jalan Karangpucung-Majenang Cilacap sudah bisa dilalui kendaraan
Senin, 19 April 2021 13:28 WIB
Ruas jalan nasional di Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang sempat ambles di lajur kanan pada Minggu (18/4/2021) dini hari, dapat dilalui kembali oleh kendaraan dari dua arah sejak Senin (19/4/2021) pagi setelah dilakukan penanganan sementara. ANTARA/HO-Satker PJN Wilayah II Jateng
Cilacap (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Tengah berhasil menangani jalan ambles di jalur selatan Jateng khususnya ruas Karangpucung-Majenang, Kabupaten Cilacap.
"Amblesan sudah tertangani karena tadi malam telah kami tangani dengan mengganti 'box culvert' karena gorong-gorongnya ambrol. Hari ini (19/4) sudah bisa dilewati dua arah," kata Pejabat Pembuat Komitmen Satker PJN Wilayah II Jateng Ruas Wangon-Batas Jawa Barat Setiawan Wibowo saat dihubungi di Cilacap, Senin.
Kendati demikian, ia mengakui penanganan terhadap amblesan di ruas jalan nasional yang masuk wilayah Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap itu masih bersifat sementara.
Menurut dia, pihaknya berencana akan melakukan pengaspalan di lokasi jalan ambles tersebut dalam dua hari ke depan.
Informasi yang dihimpun, amblesan di KM 53 ruas jalan nasional tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pada hari Minggu (18/4), sekitar pukul 04.00 WIB.
Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan oleh warga kepada pihak terkait termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap.
Petugas BPBD Kabupaten Cilacap yang mendatangi lokasi kejadian dan langsung memasang rambu-rambu dan pita pengaman agar tidak ada pengendara yang melintasi badan jalan yang ambles tersebut.
Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan petugas BPBD Kabupaten Cilacap, diameter permukaan jalan yang ambles mencapai 2 meter dengan kedalaman 4 meter dan diameter bawah sepanjang 5 meter.
Selama dilakukan penanganan terhadap amblesan tersebut, petugas memberlakukan sistem buka tutup terhadap arus kendaraan dari arah Yogyakarta maupun Bandung yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
"Amblesan sudah tertangani karena tadi malam telah kami tangani dengan mengganti 'box culvert' karena gorong-gorongnya ambrol. Hari ini (19/4) sudah bisa dilewati dua arah," kata Pejabat Pembuat Komitmen Satker PJN Wilayah II Jateng Ruas Wangon-Batas Jawa Barat Setiawan Wibowo saat dihubungi di Cilacap, Senin.
Kendati demikian, ia mengakui penanganan terhadap amblesan di ruas jalan nasional yang masuk wilayah Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap itu masih bersifat sementara.
Menurut dia, pihaknya berencana akan melakukan pengaspalan di lokasi jalan ambles tersebut dalam dua hari ke depan.
Informasi yang dihimpun, amblesan di KM 53 ruas jalan nasional tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pada hari Minggu (18/4), sekitar pukul 04.00 WIB.
Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan oleh warga kepada pihak terkait termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap.
Petugas BPBD Kabupaten Cilacap yang mendatangi lokasi kejadian dan langsung memasang rambu-rambu dan pita pengaman agar tidak ada pengendara yang melintasi badan jalan yang ambles tersebut.
Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan petugas BPBD Kabupaten Cilacap, diameter permukaan jalan yang ambles mencapai 2 meter dengan kedalaman 4 meter dan diameter bawah sepanjang 5 meter.
Selama dilakukan penanganan terhadap amblesan tersebut, petugas memberlakukan sistem buka tutup terhadap arus kendaraan dari arah Yogyakarta maupun Bandung yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Semarang tangani lubang besar di Jalan Dokter Wahidin akibat tanah ambles
23 February 2026 15:37 WIB
BBWS Pemali Juana gunakan APBN untuk penanganan tanah ambles tiga lokasi di Blora
29 January 2026 22:00 WIB
Hujan deras, jalan di Desa Panusupan Purbalingga ambles sepanjang 100 meter
16 October 2025 9:23 WIB