Baru sebagian petugas lapas di Nusakambangan divaksin
Selasa, 9 Maret 2021 16:25 WIB
Kalapas Kelas I Batu/Koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap Jalu Yuswa Panjang (kiri) menunjukkan kartu vaksin usai menjalani vaksinasi COVID-19 di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Cilacap, Senin (9/3/2021). ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Purwokerto (ANTARA) - Sebagian petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah divaksin COVID-19, kata Koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap Jalu Yuswa Panjang.
"Khusus untuk pegawai Lapas Kelas I Batu, baru kemarin (8/3) menjalani vaksinasi COVID-19. Baru 30 orang, yang belum vaksin 125 orang," kata dia yang juga Kepala Lapas Kelas I Batu saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.
Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberi kesempatan kepada para petugas lapas di Pulau Nusakambangan untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 pada tahap dua bersama pelayan publik lainnya.
Menurut dia, seluruh petugas lapas di Pulau Nusakambangan khususnya Lapas Kelas I Batu mendukung program vaksinasi COVID-19.
"Yakin vaksinasi itu aman, yakin vaksinasi itu tidak berisiko. Bagi petugas lain yang belum melaksanakan, laksanakanlah vaksin itu karena kita harus mendukung program negara dan kita harus memutus mata rantai COVID-19," katanya.
Ia mengharapkan seluruh petugas yang ada di Nusakambangan dan warga binaan pemasyarakatan seluruhnya bisa diberikan kesempatan untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi mengatakan vaksinasi COVID-19 tahap dua termin pertama ditujukan kepada sembilan kelompok pelayan publik seperti TNI/Polri, guru, dan sebagainya.
"Hingga kemarin (4/3), jumlah yang sudah divaksin sebanyak 6.759 sasaran. Sasaran sampai hari ini (5/3) sebanyak 7.163 orang. Realisasinya telah mencapai 94,35 persen," katanya di Cilacap, Jumat (5/3).
Kabupaten Cilacap pada tahap dua termin pertama menerima 1.500 vial vaksin COVID-19 di mana satu vial berisi 9-10 dosis.
Oleh karena dari dosis yang tersedia itu untuk dua kali penyuntikan, sasaran yang bisa divaksin COVID-19 pada tahap dua termin pertama kurang lebih sebanyak 7.200 orang.
Baca juga: UPT Kemenkumham se-Nusakambangan dan Cilacap canangkan wilayah bebas korupsi
"Khusus untuk pegawai Lapas Kelas I Batu, baru kemarin (8/3) menjalani vaksinasi COVID-19. Baru 30 orang, yang belum vaksin 125 orang," kata dia yang juga Kepala Lapas Kelas I Batu saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.
Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberi kesempatan kepada para petugas lapas di Pulau Nusakambangan untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 pada tahap dua bersama pelayan publik lainnya.
Menurut dia, seluruh petugas lapas di Pulau Nusakambangan khususnya Lapas Kelas I Batu mendukung program vaksinasi COVID-19.
"Yakin vaksinasi itu aman, yakin vaksinasi itu tidak berisiko. Bagi petugas lain yang belum melaksanakan, laksanakanlah vaksin itu karena kita harus mendukung program negara dan kita harus memutus mata rantai COVID-19," katanya.
Ia mengharapkan seluruh petugas yang ada di Nusakambangan dan warga binaan pemasyarakatan seluruhnya bisa diberikan kesempatan untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi mengatakan vaksinasi COVID-19 tahap dua termin pertama ditujukan kepada sembilan kelompok pelayan publik seperti TNI/Polri, guru, dan sebagainya.
"Hingga kemarin (4/3), jumlah yang sudah divaksin sebanyak 6.759 sasaran. Sasaran sampai hari ini (5/3) sebanyak 7.163 orang. Realisasinya telah mencapai 94,35 persen," katanya di Cilacap, Jumat (5/3).
Kabupaten Cilacap pada tahap dua termin pertama menerima 1.500 vial vaksin COVID-19 di mana satu vial berisi 9-10 dosis.
Oleh karena dari dosis yang tersedia itu untuk dua kali penyuntikan, sasaran yang bisa divaksin COVID-19 pada tahap dua termin pertama kurang lebih sebanyak 7.200 orang.
Baca juga: UPT Kemenkumham se-Nusakambangan dan Cilacap canangkan wilayah bebas korupsi
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasus COVID-19 ditemukan di Batang, pemkab imbau warga terapkan protokol kesehatan
24 December 2023 14:44 WIB, 2023
Wali Kota Semarang minta perketat pengawasan di bandara dan pelabuhan
22 December 2023 8:00 WIB, 2023
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Penyakit jantung dan kanker masih jadi penyebab kematian tertinggi, gaya hidup disebut faktor utama
02 February 2026 16:03 WIB
Dinkes: Mayoritas siswa SMAN 2 Kudus yang rawat inap sudah sembuh dan diperbolehkan pulang
02 February 2026 9:35 WIB
BPJS Kesehatan Surakarta jalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Karanganyar
27 January 2026 18:31 WIB
FK UMS gelar diskusi penyakit kusta ajak masyarakat ubah stigma menuju empati
27 January 2026 9:50 WIB