Program 100 hari Wali Kota Magelang wujudkan Rp30 juta per RT
Jumat, 26 Februari 2021 16:06 WIB
Wali Kota Magelang Muchammad Nur Aziz dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansur dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara virtual. ANTARA/Heru Suyitno
Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Muchammad Nur Aziz dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansur akan mewujudkan janjinya memberikan Rp30 juta per RT dalam program kerja 100 hari.
Aziz di Magelang, Jumat, mengatakan sesuai janji saat berkampanye, pihaknya akan memberikan Rp30 juta setiap RT di Kota Magelang, tetapi dalam bentuk program bukan dalam bentuk uang tunai.
Ia menyampaikan hal tersebut setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara virtual bersama 16 kepala daerah lainnya di Jateng.
Menurut dia berikutnya pada 2022 akan diberikan cara yang baru lagi supaya bisa sesuai.
"Kami harapkan memang program-program dari RT/RW ini sudah masuk, jadi antara infrastuktur dan noninfrastruktur imbang," tutur-nya.
Baca juga: Hendi-Ita pastikan tak akan santai-santai di periode kedua
Ia menyampaikan hal ini menjadi pembelajaran. Rp30 juta per tahun per RT ini hal yang baru di Kota Magelang, maka istilahnya akan memberikan pengenalan dulu sampai membentuk infrastrukturnya, bagaimana penjabaran-nya, masyarakat didampingi supaya tidak salah.
"Jangan sampai program ini malah menjadi masalah buat RT dan RW di Kota Magelang. Program itu sesuai dengan yang diajukan oleh teman-teman dari RT, akan dikawal sampai itu terjadi makanya para RT diminta untuk memasukkan program-programnya supaya bisa terwujud," ujarnya.
Ia menuturkan kadang kala program RT sudah jalan dalam musrenbang RT, kemudian di atasnya kadang-kadang mentok atau berhenti. Hal ini kalau sudah diajukan akan dikawal sampai betul-betul terwujud.
"Saya akan turun ke masyarakat untuk mengkomunikasikan, sedangkan teman-teman di birokrat merumuskan supaya bisa berjalan dengan baik," ucap-nya.
Aziz menegaskan dalam program 100 hari yang Rp30 juta itu jelas akan dilaksanakan. Ada 38 prioritas yang sudah dititipkan di program RPJMD 2021 walaupun sudah diketok dengan program yang lama tetapi masih bisa menitipkan termasuk program jemput sakit antarsehat betul-betul dilaksanakan secara gratis.
Wakil Wali Kota Magelang M. Mansur mengatakan Magelang itu kota religi dan akan ditingkatkan sehingga tampak, indikatornya antara lain iman dan takwa-nya harus meningkat.
Ke depan, katanya pihaknya ingin mencoba membuat kampung-kampung religi. Kampung religi ini sebagai simbol bahwa di kampung itu kegiatan keagaman-nya betul-betul mantap, masyarakatnya berakhlak bagus, imannya kuat, dan pembangunannya meningkat.
"Insya Allah dengan kampung religi itu sudah bebas narkoba, bebas perjudian dan mudah-mudahan dengan dinamakan kampung religi itu masyarakatnya jadi ikut membawa citra," katanya.
Baca juga: Usai dilantik, Gibran langsung kunjungi Pasar Gedhe dan Klewer
Baca juga: Lantik 17 kepala daerah, Ganjar kutip pesan Soekarno
Aziz di Magelang, Jumat, mengatakan sesuai janji saat berkampanye, pihaknya akan memberikan Rp30 juta setiap RT di Kota Magelang, tetapi dalam bentuk program bukan dalam bentuk uang tunai.
Ia menyampaikan hal tersebut setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara virtual bersama 16 kepala daerah lainnya di Jateng.
Menurut dia berikutnya pada 2022 akan diberikan cara yang baru lagi supaya bisa sesuai.
"Kami harapkan memang program-program dari RT/RW ini sudah masuk, jadi antara infrastuktur dan noninfrastruktur imbang," tutur-nya.
Baca juga: Hendi-Ita pastikan tak akan santai-santai di periode kedua
Ia menyampaikan hal ini menjadi pembelajaran. Rp30 juta per tahun per RT ini hal yang baru di Kota Magelang, maka istilahnya akan memberikan pengenalan dulu sampai membentuk infrastrukturnya, bagaimana penjabaran-nya, masyarakat didampingi supaya tidak salah.
"Jangan sampai program ini malah menjadi masalah buat RT dan RW di Kota Magelang. Program itu sesuai dengan yang diajukan oleh teman-teman dari RT, akan dikawal sampai itu terjadi makanya para RT diminta untuk memasukkan program-programnya supaya bisa terwujud," ujarnya.
Ia menuturkan kadang kala program RT sudah jalan dalam musrenbang RT, kemudian di atasnya kadang-kadang mentok atau berhenti. Hal ini kalau sudah diajukan akan dikawal sampai betul-betul terwujud.
"Saya akan turun ke masyarakat untuk mengkomunikasikan, sedangkan teman-teman di birokrat merumuskan supaya bisa berjalan dengan baik," ucap-nya.
Aziz menegaskan dalam program 100 hari yang Rp30 juta itu jelas akan dilaksanakan. Ada 38 prioritas yang sudah dititipkan di program RPJMD 2021 walaupun sudah diketok dengan program yang lama tetapi masih bisa menitipkan termasuk program jemput sakit antarsehat betul-betul dilaksanakan secara gratis.
Wakil Wali Kota Magelang M. Mansur mengatakan Magelang itu kota religi dan akan ditingkatkan sehingga tampak, indikatornya antara lain iman dan takwa-nya harus meningkat.
Ke depan, katanya pihaknya ingin mencoba membuat kampung-kampung religi. Kampung religi ini sebagai simbol bahwa di kampung itu kegiatan keagaman-nya betul-betul mantap, masyarakatnya berakhlak bagus, imannya kuat, dan pembangunannya meningkat.
"Insya Allah dengan kampung religi itu sudah bebas narkoba, bebas perjudian dan mudah-mudahan dengan dinamakan kampung religi itu masyarakatnya jadi ikut membawa citra," katanya.
Baca juga: Usai dilantik, Gibran langsung kunjungi Pasar Gedhe dan Klewer
Baca juga: Lantik 17 kepala daerah, Ganjar kutip pesan Soekarno
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Surakarta sebut pentingnya adaptasi di tengah perkembangan zaman
31 January 2026 22:02 WIB
Pemkot Semarang turunkan tim ahli soal dugaan dampak proyek di Jalan Sultan Agung
30 January 2026 12:52 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Jokowi bocorkan topik pembicaraan dengan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu
30 January 2026 14:56 WIB
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB