27 penyintas COVID-19 UNS lakukan donor plasma
Rabu, 30 Desember 2020 5:19 WIB
Donor darah yang diselenggarakan oleh UNS. (ANTARA/Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Sebanyak 27 penyintas COVID-19 di lingkungan kerja Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melakukan donor plasma convalescent untuk membantu rekan lain yang juga terjangkit virus tersebut.
"Setelah kami data, ada 27 sivitas akademika yang bersedia untuk menjadi pendonor plasma convalescent," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho di sela kegiatan donor darah dengan tema "UNS Peduli COVID-19 Selamatkan Sesama" di Solo, Selasa.
Ia mengatakan kebetulan 27 orang tersebut pernah positif COVID-19 dan saat ini sudah dinyatakan sembuh.
Ia mengatakan pada kegiatan tersebut UNS bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Selain penyintas COVID-19, pihaknya juga mengajak jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni UNS untuk berpartisipasi mendonorkan darahnya.
"Ini dilakukan sesuai pembagian waktu yang telah ditetapkan. Jadi tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Ketua Penyelenggara Donor Darah UNS Reviono mengatakan selama pandemi COVID-19 stok darah di PMI mengalami penurunan.
"Terlebih menjelang tahun baru, kemungkinan kebutuhan darah akan meningkat. Kegiatan ini merupakan bentuk dari kepedulian UNS untuk sesama," katanya.
Sementara itu, sejauh ini secara akumulasi jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Solo terus mengalami kenaikan mencapai 4.595 orang dari hari sebelumnya sebanyak 4.546 orang.
Pemerintah Kota Surakarta mencatat untuk jumlah pasien sembuh sebanyak 3.096 orang, isolasi mandiri sebanyak 1.024 orang, yang menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 232 orang.
Baca juga: Ganjar ajak penyintas COVID-19 sembuh donorkan plasma darah
Baca juga: Penyintas COVID-19 di Boyolali bertambah 16 orang
"Setelah kami data, ada 27 sivitas akademika yang bersedia untuk menjadi pendonor plasma convalescent," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho di sela kegiatan donor darah dengan tema "UNS Peduli COVID-19 Selamatkan Sesama" di Solo, Selasa.
Ia mengatakan kebetulan 27 orang tersebut pernah positif COVID-19 dan saat ini sudah dinyatakan sembuh.
Ia mengatakan pada kegiatan tersebut UNS bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Selain penyintas COVID-19, pihaknya juga mengajak jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni UNS untuk berpartisipasi mendonorkan darahnya.
"Ini dilakukan sesuai pembagian waktu yang telah ditetapkan. Jadi tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Ketua Penyelenggara Donor Darah UNS Reviono mengatakan selama pandemi COVID-19 stok darah di PMI mengalami penurunan.
"Terlebih menjelang tahun baru, kemungkinan kebutuhan darah akan meningkat. Kegiatan ini merupakan bentuk dari kepedulian UNS untuk sesama," katanya.
Sementara itu, sejauh ini secara akumulasi jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Solo terus mengalami kenaikan mencapai 4.595 orang dari hari sebelumnya sebanyak 4.546 orang.
Pemerintah Kota Surakarta mencatat untuk jumlah pasien sembuh sebanyak 3.096 orang, isolasi mandiri sebanyak 1.024 orang, yang menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 232 orang.
Baca juga: Ganjar ajak penyintas COVID-19 sembuh donorkan plasma darah
Baca juga: Penyintas COVID-19 di Boyolali bertambah 16 orang
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aksi kemanusiaan Polda Jateng, donor darah untuk penuhi kebutuhan 150–200 kantong per hari di Semarang
16 December 2025 14:25 WIB
PMI Solo pastikan stok darah aman, ajak warga donor untuk bantu korban bencana
09 December 2025 14:23 WIB
Prudential Syariah gandeng Muhammadiyah ambil bagian pada bakti sosial donor darah
29 September 2025 15:09 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
FK UMS gelar diskusi penyakit kusta ajak masyarakat ubah stigma menuju empati
27 January 2026 9:50 WIB
RSGM Soelastri edukasi soal penanganan pasien lewat seminar Painless Dentistry
21 January 2026 22:19 WIB