
Pemkot Magelang beri penghargaan 350 pelaku donor darah sukarela

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang memberikan piagam penghargaan kepada 350 pelaku donor darah sukarela dalam acara yang digelar di Pendopo Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Rabu.
"Tujuan pemberian penghargaan adalah memotivasi para donor darah agar tetap rutin berderma serta mendorong masyarakat membangun budaya menyumbangkan darah sukarela," kata Ketua PMI Kota Magelang Suryantoro dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Rabu.
Kegiatan ini sebagai ketiga setelah sebelumnya pada 2017 dan 2024, dengan mengusung tema “Tebarkan Kebaikan, Selamatkan Kehidupan”.
Ia menjelaskan PMI memiliki tugas kemanusiaan, salah satunya melalui pelayanan darah di Unit Donor Darah (UDD) yang berfungsi menyediakan, mengelola, dan mendistribusikan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia mengatakan penghargaan biasanya diberikan kepada donor yang sudah menyumbangkan darah 10 kali (penghargaan Kepala UDD PMI), 25 kali (penghargaan bupati/wali kota), 50 dan 75 kali (penghargaan gubernur) dan 100 kali (Satya Lencana Kebaktian Sosial Presiden RI).
"Untuk tahun ini, penghargaan kami berikan kepada 350 orang donor darah, tidak hanya dari Kota Magelang tapi juga luar daerah," katanya.
Kegiatan penyerahan penghargaan dihadiri oleh Penjabat Sekda Kota Magelang Larsita, Ketua DPRD Kota Magelang yang juga Ketua Bulan Dana PMI Kota Magelang 2025 Evin Septa Haryanto Kamil, serta sejumlah pejabat forkopimda lainnya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam sambutan tertulis kegiatan itu dibacakan Penjabat Sekda Kota Magelang Larsita menyatakan penghargaan ini bukan sekadar penyerahan piagam, melainkan bentuk penghormatan bagi warga yang secara konsisten menolong sesama.
“Mendermakan darah puluhan kali bukan perkara mudah, tetapi perjalanan panjang memilih kebaikan sebagai bagian hidup,” ujarnya.
Ia menyebut para penerima penghargaan ini bukti nyata masyarakat yang memiliki kepedulian dan sosial tinggi kepada sesama tanpa memandang latar belakang.
"Semoga pemberian penghargaan ini mampu memperluas partisipasi publik dalam kegiatan sosial dan memperkokoh solidaritas masyarakat dalam kerja-kerja kemanusiaan," katanya.
Ia memberikan apresiasi kepada PMI Kota Magelang yang terus menjaga semangat kemanusiaan sehingga ketersediaan darah di wilayah setempat tercukupi.
Salah satu penerima penghargaan, M Choirul Anwar, mengaku meski awalnya takut jarum suntik, akhirnya menjadi penderma darah aktif di UDD PMI Kota Magelang.
“Awalnya saya takut jarum suntik, tapi rasa takut itu kalah oleh keinginan untuk membantu sesama. Tujuan saya bukan penghargaan, tetapi memberikan apa yang Tuhan titipkan untuk kemanusiaan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas layanan UDD PMI Kota Magelang yang dinilai sebagai baik.
Pewarta : M. Hari Atmoko
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
