Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang evaluasi pelaksanaan TKA

Minggu, 7 Juni 2026 13:54 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Banbang Suryantoro Sudobyo. ANTARA/HO-Humas Kabupaten Batang

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengevaluasi menyeluruh pada pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) 2026 sebagai bagian upaya peningkatan mutu pendidikan, terutama dalam memperkuat numerasi, literasi, serta pembelajaran berbasis berpikir kritis bagi siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Banbang Suryantoro Sudobyo di Batang, Minggu, mengatakan bahwa evaluasi tes kemampuan akademik krusial untuk memetakan berbagai faktor yang mempengaruhi hasil belajar peserta didik.

Kemudian, kata dia, dari hasil pemetaan itu selanjutnya disusun strategi perbaikan pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan.

"Oleh karena itu, kami sepakat bahwa hasil TKA harus dilihat secara objektif sebagai bahan refleksi bersama," katanya.

Ia yang didampingi Sekretaris Tri Adi Susanto mengatakan evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi capaian peserta didik sekaligus menyusun langkah perbaikan yang lebih efektif ke depan.

Evaluasi tes kemampuan akademik ini, kata dia, tidak hanya menindaklanjuti masukan dari pihak sekolah tetapi juga merangkul aspirasi para kepala sekolah, pengawas, koordinator wilayah pendidikan, dan guru yang menghadapi tantangan serupa selama ujian berlangsung.

"Ini bukan hanya persoalan satu sekolah tetapi menjadi pembelajaran bagi seluruh satuan pendidikan," katanya.

Ia mengatakan, capaian literasi siswa di daerah sudah cukup baik bahkan melampaui rata-rata dari Provinsi Jawa Tengah.

Namun, kata dia, kemampuan numerasi dinilai masih perlu ditingkatkan terutama dalam hal penalaran, analisis, dan pemecahan masalah.

"Kondisi serupa juga dialami oleh banyak daerah lain di Jawa Tengah maupun secara nasional. Tantangan utamanya adalah membangun budaya berpikir kritis dan kemampuan menyelesaikan soal yang membutuhkan nalar tingkat tinggi," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026