Hasil tes cepat 8 warga kontak langsung dengan PDP negatif
Jumat, 10 April 2020 20:19 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi. ANTARA/Heru Suyitno
Magelang (ANTARA) - Tes cepat terhadap delapan warga Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, yang diketahui pernah kontak langsung dengan pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 hasilnya semua negatif.
Koordinator Bidang Operasi Gugus Tugas Percepatan Penangan COVID-19 Kabupaten Magelang Retno Indriastuti di Magelang, Jumat mengatakan meskipun hasil tes cepat (rapid test) negatif, mereka tetap diminta untuk melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari satgas desa.
"Hasil rapid test tadi negatif semua. Namun, mereka tetap diminta melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari satgas desa. Untuk kebutuhan logistik sehari-hari selama isolasi, akan dicukupi oleh pemerintah desa dan gotong royong warga setempat," katanya.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan hingga Jumat (10/4) pukul 15.00 WIB, jumlah PDP yang sembuh terus bertambah dari sebelumnya sebanyak 44 orang menjadi 46 orang.
Baca juga: Pemkab Magelang laksanakan tes cepat 140 ODP COVID-19
Baca juga: RS Budi Rahayu Magelang disiapkan sebagai pusat tes cepat COVID-19
Ia menyebutkan pasien dalam pengawasan di Kabupaten Magelang saat ini sebanyak 27 orang.
Jumlah PDP yang meninggal, kata Nanda, hingga kini ada sembilan orang, terakhir dari Kecamatan Secang, tapi yang bersangkutan punya riwayat penyakit jantung.
"Yang perlu digarisbawahi PDP yang meninggal itu, statusnya masih PDP semua. Belum ada yang positif. Meskipun demikian, pemakamannya tetap sesuai SOP pemakaman COVID-19," katanya.
Selanjutnya untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP), jumlahnya juga terus berkurang, dari sebanyak 350 orang menjadi 323 orang.
Koordinator Bidang Operasi Gugus Tugas Percepatan Penangan COVID-19 Kabupaten Magelang Retno Indriastuti di Magelang, Jumat mengatakan meskipun hasil tes cepat (rapid test) negatif, mereka tetap diminta untuk melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari satgas desa.
"Hasil rapid test tadi negatif semua. Namun, mereka tetap diminta melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari satgas desa. Untuk kebutuhan logistik sehari-hari selama isolasi, akan dicukupi oleh pemerintah desa dan gotong royong warga setempat," katanya.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan hingga Jumat (10/4) pukul 15.00 WIB, jumlah PDP yang sembuh terus bertambah dari sebelumnya sebanyak 44 orang menjadi 46 orang.
Baca juga: Pemkab Magelang laksanakan tes cepat 140 ODP COVID-19
Baca juga: RS Budi Rahayu Magelang disiapkan sebagai pusat tes cepat COVID-19
Ia menyebutkan pasien dalam pengawasan di Kabupaten Magelang saat ini sebanyak 27 orang.
Jumlah PDP yang meninggal, kata Nanda, hingga kini ada sembilan orang, terakhir dari Kecamatan Secang, tapi yang bersangkutan punya riwayat penyakit jantung.
"Yang perlu digarisbawahi PDP yang meninggal itu, statusnya masih PDP semua. Belum ada yang positif. Meskipun demikian, pemakamannya tetap sesuai SOP pemakaman COVID-19," katanya.
Selanjutnya untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP), jumlahnya juga terus berkurang, dari sebanyak 350 orang menjadi 323 orang.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Kliwon
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Respon cepat penanganan tanah bergerak di Tegal, Pemprov Jateng kucurkan Rp210 juta
04 February 2026 16:05 WIB
Pemkab bersama TNI/Polri gerak cepat tangani 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus diduga keracunan
29 January 2026 13:25 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Sekda: Pelayanan cepat dan ramah jadi kunci kepuasan warga di MPP Banyumas
19 January 2026 14:04 WIB
Pemkab Batang perkuat kesiapsiagaan tim medis respons cepat korban bencana
08 December 2025 8:45 WIB
Program JKN jadi tameng kesehatan generasi muda di tengah gaya hidup serba cepat
18 November 2025 12:56 WIB
KPK usut jumlah tanah negara yang dijual lagi ke negara terkait proyek Whoosh
18 November 2025 11:20 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Wagub Jateng: : Program speling dekatkan layanan dokter spesialis ke desa
14 February 2026 16:28 WIB
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB