
Respon cepat penanganan tanah bergerak di Tegal, Pemprov Jateng kucurkan Rp210 juta

Batang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) merespons cepat penanganan tanah bergerak yang terjadi di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, dengan mengucurkan dana anggaran sekitar Rp210 juta.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Surakarta, Rabu, mengatakan bahwa bantuan senilai Rp210 juta tersebut untuk mempercepat penanganan tanah bergerak pascabencana.
"Sudah sekitar Rp210 juta, kami geser ke lokasi tanah gerak. Bupati sudah melapor kepada saya bahwa bantuan sudah datang," katanya.
Pada acara Outlook Ekonomi Soloraya 2026, ia mengatakan koordinasi antara Pemprov Jateng dengan pemerintah daerah terus dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Selain itu, kata dia, Bupati Tegal Ischak Maulana juga sudah menyampaikan perkembangan kondisi di lapangan secara berkala.
"Kita juga lakukan pengecekan di lapangan. Tinggal nanti apakah akan dilakukan relokasi atau perbaikan, itu akan kita rapatkan," katanya.
Sebagai informasi, hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, sejak Minggu (1/2) hingga Senin (2/2) mengakibatkan tanah bergerak di wilayah tersebut.
Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan pada permukiman warga dan fasilitas umum. Sebanyak 104 rumah warga dilaporkan rusak, 80 rumah diantaranya mengalami rusak berat hingga roboh.
Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, bencana ini berdampak pada 150 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 470 jiwa, dan 17 jiwa dari lima KK terpaksa mengungsi dan menempati SD Negeri Padasari 01.
Demikian pula kondisi infrastruktur desa, seperti jalan desa dan kabupaten, jembatan, bendung irigasi, serta fasilitas pendidikan, keagamaan, dan kesehatan, termasuk Pondok Pesantren Al-Adalah, juga ikut terdampak.
Baca juga: Pemkot Tegal siap siaga bencana
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
