37 napi terorisme dipindahkan ke Nusakambangan dan Cilacap
Rabu, 19 Februari 2020 13:39 WIB
Ilustrasi - Lembaga Pemasyarakatan Karanganyar, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. ANTARA/Sumarwoto
Cilacap (ANTARA) - Sebanyak 37 narapidana kasus terorisme dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur Bogor, Jawa Barat dan Lapas Cipinang Jakarta, ke Lapas Pulau Nusakambangan dan Lapas Cilacap Jawa Tengah.
Saat dihubungi dari Cilacap, Rabu, Koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap, Erwedi Supriyatno membenarkan adanya pemindahan puluhan napi kasus terorisme itu.
"Menurut info iya, tapi jamnya belum tahu, tidak bisa diprediksi," kata dia yang juga Kepala Lapas Batu, Nusakambangan.
Baca juga: Puluhan napi terorisme di Nusakambangan ikrar siap bela negara
Dia mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah napi kasus terorisme yang dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur maupun Lapas Cipinang.
Akan tetapi secara keseluruhan, kata dia, jumlah napi kasus terorisme yang dipindahkan ke Pulau Nusakambangan dan Cilacap mencapai 37 orang.
"Yang jelas ke Nusakambangan ada 36 orang dan satu ke (Lapas) Cilacap. Khususnya yang masuk Nusakambangan akan ditempatkan di Lapas Karanganyar sebanyak 30 orang dan Lapas Besi sebanyak enam orang," katanya.
Baca juga: Napi terorisme dan narkoba LP Nusakambangan meninggal
Sementara saat dihubungi secara terpisah, Kalapas Cipinang Hendra Eka Putra mengakui jika pihaknya memindahkan 16 napi kasus terorisme ke Nusakambangan.
Menurut dia, pemindahan 16 napi kasus terorisme ke Nusakambangan itu dilakukan dalam rangka pembinaan.
"Yang pasti begini, kalau (penanganan napi) teroris itu ada asesmen dan asesor. Jadi mereka di-asesmen, kalau masih dianggap enggak kooperatif, ini kita pindah ke sana (Nusakambangan, red.), dididik di situ," kata dia yang pernah bertugas di Nusakambangan sebagai Kalapas Pasir Putih dan terakhir sebagai Kalapas Batu.
Baca juga: Aida kampanye perdamaian korban dan mantan napi terorisme
Saat dihubungi dari Cilacap, Rabu, Koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap, Erwedi Supriyatno membenarkan adanya pemindahan puluhan napi kasus terorisme itu.
"Menurut info iya, tapi jamnya belum tahu, tidak bisa diprediksi," kata dia yang juga Kepala Lapas Batu, Nusakambangan.
Baca juga: Puluhan napi terorisme di Nusakambangan ikrar siap bela negara
Dia mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah napi kasus terorisme yang dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur maupun Lapas Cipinang.
Akan tetapi secara keseluruhan, kata dia, jumlah napi kasus terorisme yang dipindahkan ke Pulau Nusakambangan dan Cilacap mencapai 37 orang.
"Yang jelas ke Nusakambangan ada 36 orang dan satu ke (Lapas) Cilacap. Khususnya yang masuk Nusakambangan akan ditempatkan di Lapas Karanganyar sebanyak 30 orang dan Lapas Besi sebanyak enam orang," katanya.
Baca juga: Napi terorisme dan narkoba LP Nusakambangan meninggal
Sementara saat dihubungi secara terpisah, Kalapas Cipinang Hendra Eka Putra mengakui jika pihaknya memindahkan 16 napi kasus terorisme ke Nusakambangan.
Menurut dia, pemindahan 16 napi kasus terorisme ke Nusakambangan itu dilakukan dalam rangka pembinaan.
"Yang pasti begini, kalau (penanganan napi) teroris itu ada asesmen dan asesor. Jadi mereka di-asesmen, kalau masih dianggap enggak kooperatif, ini kita pindah ke sana (Nusakambangan, red.), dididik di situ," kata dia yang pernah bertugas di Nusakambangan sebagai Kalapas Pasir Putih dan terakhir sebagai Kalapas Batu.
Baca juga: Aida kampanye perdamaian korban dan mantan napi terorisme
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wamenaker apresiasi program pembinaan vokasional bagi napi di Nusakambangan
05 November 2025 18:42 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
Polda Jateng ungkap komplotan pengoplos elpiji subsidi beromset miliaran rupiah
23 January 2026 18:45 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB
Korlantas Polri kolaborasi dengan Senkom Mitra Polri bangun keselamatan berlalu lintas
21 January 2026 22:07 WIB