Pemuda Muhammadiyah Magelang fokus berdayakan ekonomi anak muda
Senin, 16 September 2019 10:33 WIB
Salah satu agenda Musyawarah Daerah Ke-17 Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang, Minggu (15/9). (ANTARA/HO/Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang)
Magelang (ANTARA) - Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang, organisasi otonom Muhammadiyah, memfokuskan pemberdayaan ekonomi dengan sasaran generasi muda, antara lain melalui penanaman jiwa kewirausahaan.
"Menanamkan jiwa berwirausaha perlu dilakukan sejak dini, potensi kader yang ada secara terus menerus akan dikenalkan dan dibimbing terkait ilmu berwirausaha dan jaringan untuk mengembangkannya," kata Ketua Terpilih Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang Novi Setiaji Panuntun dalam keterangan tertulis di Magelang, Jawa Tengah, Senin.
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Banyumas diimbau tidak ikut "people power"
Hasil Musyawarah Daerah Ke-17 Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang selama 13-14 September 2019, antara lain memilih 11 formatur kepengurusan periode 2019-2023 dengan ketua terpilih Novi Setiaji Panuntun, sedangkan anggotanya Gunawan Febriyanto, Wildan Maskuri, Agiv Alfan Hakim, Achmat Irmawan, Irfan Widi, Prasetyo, Muhammad Nur Sahid Muslim, Syamsul Huda, Bayu Ardi Novianto, dan Azis Saiful Anas.
Setelah musyawarah daerah yang berlangsung di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Kabupaten Magelang itu, mereka mendapat kesempatan selama sebulan ke depan untuk menyusun kepengurusan secara lengkap Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang untuk periode mendatang.
Ia mengemukakan persoalan ekonomi menjadi tantangan besar dalam proses pembangunan, baik tingkat nasional maupun daerah, sedangkan pemerataan kesejahteraan dan keadilan ekonomi di antara berbagai kelompok masyarakat masih menjadi persoalan utama.
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang siapkan musyawarah daerah
Oleh karena itu, ujar dia, berbagai usaha perlu terus dilakukan dalam rangka mencari solusi atas setiap persoalan kesenjangan ekonomi tersebut.
"Pemuda Muhammadiyah memiliki peran dan kontribusi bagi setiap upaya pemberdayaan ekonomi," katanya.
Ia menjelaskan bahwa sebagai organisasi kepemudaan, seluruh potensi kader dan jejaring Muhammadiyah, khususnya di tingkat desa dan kecamatan, harus bergerak secara kolektif dalam suatu gerakan pemberdayaan.
Pria kelahiran Magelang pada 6 November 1985 itu, menekankan dengan berwirausaha maka kemandirian ekonomi akan dapat terwujud.
Melalui berbagai pelatihan dan pengenalan jejaring yang akan dilakukan, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang bertekad mencetak para kader yang memiliki kemandirian ekonomi melalui setiap aktivitas berwirausaha.
"Ketika semangat untuk mewujudkan kemandirian ekonomi tertanam dalam setiap jiwa generasi muda, maka akan muncul pelopor-pelopor pemberdayaan yang mampu menjadi inspirasi di lingkungannya masing-masing," kata dia.
Ia mengatakan pemberdayaan salah satu bentuk aktivitas dakwah dalam bidang ekonomi yang ke depan akan dilakukan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang.
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah: Masyarakat harus Aktif Pantau Ceramah Keagamaan
"Menanamkan jiwa berwirausaha perlu dilakukan sejak dini, potensi kader yang ada secara terus menerus akan dikenalkan dan dibimbing terkait ilmu berwirausaha dan jaringan untuk mengembangkannya," kata Ketua Terpilih Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang Novi Setiaji Panuntun dalam keterangan tertulis di Magelang, Jawa Tengah, Senin.
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Banyumas diimbau tidak ikut "people power"
Hasil Musyawarah Daerah Ke-17 Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang selama 13-14 September 2019, antara lain memilih 11 formatur kepengurusan periode 2019-2023 dengan ketua terpilih Novi Setiaji Panuntun, sedangkan anggotanya Gunawan Febriyanto, Wildan Maskuri, Agiv Alfan Hakim, Achmat Irmawan, Irfan Widi, Prasetyo, Muhammad Nur Sahid Muslim, Syamsul Huda, Bayu Ardi Novianto, dan Azis Saiful Anas.
Setelah musyawarah daerah yang berlangsung di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Kabupaten Magelang itu, mereka mendapat kesempatan selama sebulan ke depan untuk menyusun kepengurusan secara lengkap Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang untuk periode mendatang.
Ia mengemukakan persoalan ekonomi menjadi tantangan besar dalam proses pembangunan, baik tingkat nasional maupun daerah, sedangkan pemerataan kesejahteraan dan keadilan ekonomi di antara berbagai kelompok masyarakat masih menjadi persoalan utama.
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang siapkan musyawarah daerah
Oleh karena itu, ujar dia, berbagai usaha perlu terus dilakukan dalam rangka mencari solusi atas setiap persoalan kesenjangan ekonomi tersebut.
"Pemuda Muhammadiyah memiliki peran dan kontribusi bagi setiap upaya pemberdayaan ekonomi," katanya.
Ia menjelaskan bahwa sebagai organisasi kepemudaan, seluruh potensi kader dan jejaring Muhammadiyah, khususnya di tingkat desa dan kecamatan, harus bergerak secara kolektif dalam suatu gerakan pemberdayaan.
Pria kelahiran Magelang pada 6 November 1985 itu, menekankan dengan berwirausaha maka kemandirian ekonomi akan dapat terwujud.
Melalui berbagai pelatihan dan pengenalan jejaring yang akan dilakukan, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang bertekad mencetak para kader yang memiliki kemandirian ekonomi melalui setiap aktivitas berwirausaha.
"Ketika semangat untuk mewujudkan kemandirian ekonomi tertanam dalam setiap jiwa generasi muda, maka akan muncul pelopor-pelopor pemberdayaan yang mampu menjadi inspirasi di lingkungannya masing-masing," kata dia.
Ia mengatakan pemberdayaan salah satu bentuk aktivitas dakwah dalam bidang ekonomi yang ke depan akan dilakukan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang.
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah: Masyarakat harus Aktif Pantau Ceramah Keagamaan
Pewarta : M. Hari Atmoko
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS dorong literasi digital di MTs Muhammadiyah 5 Jumantono
04 February 2026 15:02 WIB
Para siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat belajar hidup di desa lewat kegiatan live in
03 February 2026 17:26 WIB
UMS kembangkan sistem pengelolaan limbah plastik medis di RS PKU Karanganyar
03 February 2026 16:53 WIB
FKIP UMS dorong transformasi digital, mahasiswa KKN gelar pelatihan AI di SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri
02 February 2026 16:46 WIB
Mahasiswa KKN-Dik UMS sukses dukung milad ke-25 SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro
27 January 2026 13:00 WIB
UMS dipercaya PP Muhammadiyah kembangkan infrastruktur geospasial persyarikatan
27 January 2026 12:52 WIB
Tim Pengabdian UMS serahkan media pembelajaran kit listrik dinamis ke SMP Muhammadiyah 1 Kartasura
26 January 2026 13:07 WIB
Humas UMS dampingi SD Muhammadiyah Palur kelola konten digital perkuat branding sekolah
25 January 2026 18:29 WIB
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB
UMS dorong inovasi pembelajaran matematika berbasis TIK untuk guru SMK Muhammadiyah Klaten
21 January 2026 13:57 WIB
Diktilitbang PP Muhammadiyah sebut lonjakan guru besar jadi bukti UMS pada mutu pendidikan tinggi
21 January 2026 13:54 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB