Bakal Calon Bupati Temanggung Temui Ketum PAN

id farid nurrahman

Farid Nurrahman (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) (Foto: ANTARAJATENG.COM/dok. pribadi Farid)

Temanggung, ANTARA JATENG - Bakal calon Bupati Temanggung, Jawa Tengah, Farid Nurrahman (27) yang akan ambil bagian dalam Pilkada Temanggung 2018 mengaku sudah melakukan komunikasi dengan elit politik pusat.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia ini di Temanggung, Selasa, menuturkan beberapa waktu lalu telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan.

Namun, dia masih menyangkal pertemuan tersebut berkaitan dengan Pilkada 2018 nanti.

"Saya hanya silaturohim saja dengan Om Zul. Beliau itu ayah dari kolega saya waktu masih kuliah di London. Kami sama-sama aktif di Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI)," kata Mantan Wakil Ketua PPI London tersebut.

Ia menilai Ketua MPR RI tersebut sebagai sosok yang memberikan apresiasi besar kepada anak-anak muda yang serius ingin bekerja untuk masyarakat.

"Saya hanya bercerita tentang kegiatan saya di Temanggung. Kami sedang menyusun gerakan `Dandani Temanggung` yang bertujuan agar masyarakat nantinya dapat menerima manfaat langsung. Wong Temanggung uripe kudu berkah, rejekine kudu lancar, dan ibadahne kudu akeh. Beliau semangat sekali mendengarkan saya bercerita," kata ahli perencanaan wilayah dari Institut Teknologi Kalimantan ini.

Ketika disinggung komunikasi politik dengan partai lain terkait pencalonan pilkada Temanggung, dia mengaku ingin mengalir saja menjalani prosesnya.

"Saya ingin serius bekerja untuk warga Temanggung, lewat pemerintahan, gerakan, atau partai politik. Masalah Pilkada saya mengalir saja, kalau manfaat kerja kami bisa dirasakan warga. Partai-partai pun pasti akan mendukung langkah kami. Semuanya pasti ingin memberikan yang terbaik untuk warga," katanya.

Farid Nurrahman asal Temanggung ini banyak pengalaman mendampingi perencanaan wilayah sejumlah pemerintah daerah di Kalimantan.
Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar