Logo Header Antaranews Jateng

Trump mau akhiri perang dengan Iran

Senin, 10 Agustus 2026 10:26 WIB
Image Print
Presiden AS Donald Trump bersiap menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026. ANTARA/Akın Çeliktaş - Anadolu Agency /pri. (ANTARA/Akın Çeliktaş - Anadolu Agency /pri.)

Moskow (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara pribadi melontarkan gagasan untuk mengakhiri perang dengan Iran meski tanpa kesepakatan nuklir, menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) mengutip pejabat AS.

Selama beberapa pekan terakhir, Trump disebut tengah mempersiapkan rencana mendeklarasikan kemenangan dalam perang terhadap Iran jika Teheran membuka Selat Hormuz secara penuh, menurut WSJ.

Lebih-lebih lagi, Trump secara pribadi menyampaikan kepada penasihat seniornya kalau ia berkehendak menyetujui kesepakatan dengan Iran meski tanpa kesepakatan nuklir.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada WSJ bahwa AS telah memenuhi semua tujuan militer negara tersebut terkait Iran.

Pejabat itu mengatakan Trump saat ini berfokus untuk menjaga kelancaran lalu lintas pasokan energi di Selat Hormuz. Dia pun masih memiliki opsi operasi militer jika Iran terus menyerang kapal-kapal dagang di sana.

Kepada penasihat seniornya, Presiden Trump menyatakan keyakinan bahwa Teheran tidak akan melanjutkan program nuklir selama ia menjabat, mengingat AS telah menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran pada 2025.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026