
Selat Hormuz tegang

Istanbul (ANTARA) - Militer Iran mendesak Amerika Serikat agar mematuhi perjanjian perdamaian yang diteken Teheran dan Washington pada Juni lalu di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz.
Juru bicara militer Iran Brigjen Mohammad Akraminia, kepada televisi nasional Iran IRIB pada Minggu, mengatakan bahwa intervensi AS untuk menciptakan apa yang ia sebut "rute ilegal" melintasi Selat Hormuz telah menimbulkan ketidakamanan di kawasan.
Ia menekankan bahwa angkatan bersenjata Iran akan secara tegas mempertahankan hak-hak rakyat Iran di Selat Hormuz.
Akraminia juga menyampaikan bahwa militer Iran secara berkala memperbarui daftar sasaran tembaknya.
Sumber: Anadolu
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
