
Trump bakal klaim Selat Hormuz sebagai wilayah AS

Tokyo (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan segera mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai "wilayah" Amerika Serikat, seiring dengan meningkatnya tekanan AS terhadap Iran.
Perang antara kedua negara yang telah berlangsung hampir enam bulan itu masih juga belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.
"Setelah kami selesai mengalahkan Iran, yang saat ini sedang dikalahkan dengan sangat parah, saya akan segera menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat," kata Trump dalam pidatonya di sebuah akademi kepolisian di negara bagian New York, Jumat.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut sembari mengeklaim bahwa Amerika Serikat masih memiliki kendali kuat atas jalur pelayaran penting itu melalui blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Dia pun menggambarkan blokade tersebut sebagai sesuatu yang "tidak terbendung" dan "tembok baja.
Trump juga meminta para pendukungnya untuk sementara ini menerima kenaikan harga bensin akibat perang, dengan alasan hal itu diperlukan untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.
Sumber: Kyodo
Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
