Logo Header Antaranews Jateng

Mendikdasmen: Silaturahmi sarana perkuat kerukunan antarsesama

Jumat, 3 April 2026 15:10 WIB
Image Print
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti didampingi Penjabat Bupati Pekalongan Sukirman pada acara halalbihalal di Pekalongan, Jumat (3/4/2026). (ANTARA/Kutnadi)

Pekalongan (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa acara halalbihalal atau silaturahmi merupakan sebagai sarana untuk memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan antar-sesama masyarakat.

"(Menjaga) persatuan dan kerukunan merupakan bekal dan modal untuk menjadi bangsa yang kuat dan besar di tengah perbedaan dan persoalan yang ada," katanya di Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat.

Menurut dia, kerukunan dan persatuan juga menjadi modal yang sangat penting agar Indonesia menjadi bangsa yang maju dan berdaulat.

"Di tengah berbagai perbedaan dan persoalan, nilai persatuan dan kerukunan antar-sesama akan menjadi kekuatan sosial politik yang sangat penting.

"Oleh karena itu, acara halalbihalal tidak sekadar seremonial saja tetapi sebuah momentum agar kita bisa lebih baik lagi terutama dalam upaya membangun dan mempererat kerukunan dan kebersamaan," katanya.

Abduk Mu'ti yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah ini mengatakan bahwa acara halalbihalal Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan menjadi momentum penguatan persatuan di tengah dinamika sosial dan pembangunan daerah.


Ia mengulas makna ungkapan minal aidin wal faizin yang disebut berasal dari tradisi sastra era Andalusia yang mencerminkan harapan agar manusia kembali pada fitrahnya sebagai hamba yang meraih kemenangan.

"Tradisi di Indonesia juga mengenal ungkapan mohon maaf lahir dan batin yang sarat nilai kebaikan. Hal ini menunjukkan bahwa Islam di Indonesia memiliki kekhasan karena mampu membumi dan menyatu dengan budaya lokal," katanya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan Mulyono menekankan pentingnya etos kerja yang terintegrasi untuk memajukan organisasi dan daerah.

"Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja cermat harus menjadi landasan kita. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Prof. Dr. Abdul Mu’ti atas kehadirannya untuk membuat kebahagiaan warga Muhammadiyah Pekalongan menjadi sempurna," katanya.




Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026